India mengembangkan drone serang Shahed jarak 2.000 km

India mengembangkan drone serang Shahed jarak 2.000 km

Pengembangan Drone Kamikaze Terbaru oleh Hoverit

Perusahaan pertahanan India, Hoverit, telah mengembangkan Divyastra Mk-2, sebuah drone kamikaze yang terinspirasi dari model Shahed. Drone ini memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer dan dirancang untuk berbagai operasi militer strategis.

Menurut informasi yang diberikan oleh Hoverit, Divyastra Mk-2 telah menyelesaikan uji peluncuran yang dipasang pada kendaraan. Kini, drone tersebut sedang bersiap untuk uji lepas landas berbantuan roket berikutnya. “Setelah uji taksi berkecepatan tinggi yang sukses, sekarang: peluncuran berbasis kendaraan selesai. Berikutnya: lepas landas berbantuan roket,” kata Hoverit.

Profil Misi Utama Divyastra Mk-2

Divyastra Mk-2 digambarkan sebagai UAV taktis generasi terbaru yang dibangun untuk operasi strategis jarak dalam. Drone ini mampu melakukan pengawasan dan pengintaian jarak dalam serta misi taktis jarak jauh. Dengan kecepatan jelajah sekitar 180 kilometer per jam, Divyastra Mk-2 mampu membawa muatan antara 50 hingga 100 kilogram.

Jangkauan operasionalnya mencapai 1.500 hingga 2.000 kilometer. Daya tahan terbangnya mencapai 8 hingga 12 jam. Ketika drone mencapai target, perangkat ini berakselerasi hingga kecepatan serangan terminal 300 hingga 400 kilometer per jam. Peningkatan kecepatan ini signifikan dibandingkan kecepatan jelajahnya, yang mengurangi waktu yang tersedia bagi sistem pertahanan untuk mencegatnya.

Spesifikasi dan Perbandingan dengan Sistem Iran

Spesifikasi Divyastra Mk-2 menempatkannya dalam kategori kinerja yang sama dengan Shahed-136 Iran dan amunisi serupa. Namun, Divyastra dirancang untuk membawa muatan yang jauh lebih berat dan memiliki jangkauan yang secara substansial lebih besar dibandingkan sebagian besar sistem Iran yang telah terdokumentasi digunakan dalam pertempuran.

Keunggulan Teknologi dan Potensi Operasional

Dengan kemampuan yang dimilikinya, Divyastra Mk-2 diharapkan menjadi senjata strategis yang efektif dalam berbagai skenario operasional. Drone ini tidak hanya mampu melakukan serangan jarak jauh, tetapi juga memberikan data intelijen yang akurat melalui sistem pengawasan dan pengintaian yang canggih.

Kemampuan untuk bertindak secara mandiri dan mempercepat kecepatan saat mendekati target membuat Divyastra Mk-2 menjadi ancaman yang nyata bagi sistem pertahanan lawan. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu inovasi terkini dalam bidang teknologi pertahanan.

Persiapan Uji Coba Lanjutan

Sebelum diluncurkan secara penuh, Divyastra Mk-2 akan menjalani beberapa tahap uji coba yang lebih lanjut. Uji lepas landas berbantuan roket merupakan langkah penting dalam proses pengembangan, yang akan membuktikan kemampuan drone dalam berbagai kondisi operasional.

Dengan progres yang terus berkembang, Divyastra Mk-2 menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kapabilitas militer India. Penelitian dan pengembangan terus dilakukan untuk memastikan bahwa drone ini dapat memenuhi standar operasional yang ketat dan efektif dalam situasi nyata.

Kesimpulan

Divyastra Mk-2 adalah representasi dari inovasi teknologi pertahanan yang terus berkembang di India. Dengan spesifikasi yang kuat dan kemampuan operasional yang luas, drone ini diharapkan menjadi alat yang sangat berguna dalam berbagai skenario militer. Proses pengembangan dan uji coba yang berkelanjutan akan memastikan bahwa Divyastra Mk-2 siap untuk digunakan dalam operasi nyata.

Related posts