Perkuat Ketahanan Pangan, Teknologi Pendingin Canggih Hadir di Tangerang

Perkuat Ketahanan Pangan, Teknologi Pendingin Canggih Hadir di Tangerang

Indonesia Cold Chain Expo 2026 Hadirkan Teknologi Rantai Dingin Terkini

Indonesia Cold Chain Expo 2026 resmi digelar sebagai ajang pameran yang menampilkan teknologi dan solusi terkini dalam pengelolaan rantai pasok makanan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia bekerja sama dengan International Indonesia Seafood dan Meat Expo (IISM). Acara yang berlangsung selama tiga hari, hingga Sabtu (9/5/2026), menjadi momen penting bagi pelaku usaha di sektor pangan.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Meningkatkan Efisiensi Distribusi

Menurut Projek Manajer Wahana Kemalaniaga Makmur, Nelly, pameran ini menghadirkan lebih dari 250 perusahaan nasional dan internasional yang bergerak di bidang pangan. Peserta mencakup produsen bahan baku, industri pengolahan, penyedia teknologi dan solusi cold chain, serta sektor distribusi, retail, dan hospitality. Tujuan utamanya adalah membangun konektivitas yang lebih kuat antar pelaku usaha demi meningkatkan efisiensi distribusi dan menjaga kualitas serta keamanan produk pangan sampai ke konsumen.

Selain menjadi ajang pameran, Indonesia Cold Chain Expo 2026 juga menjadi sarana strategis untuk memperluas jaringan bisnis, memperkenalkan inovasi terkini, serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor baik secara nasional maupun internasional.

Fokus pada Sistem Rantai Pasok yang Berkelanjutan

Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, acara ini bertujuan mendorong terciptanya sistem rantai pasok yang lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Hal ini sangat penting dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Pameran ini juga hadir sebagai wadah untuk menampilkan display unit teknologi terkait pendingin dan pertanian. Selama empat hari ke depan, para peserta akan berbagi pengetahuan tentang ketahanan pangan sesuai kondisi terkini, sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri.

Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Teknologi

Indonesia Cold Chain Expo 2026 yang digelar di Kawasan PIK 2, Tangerang, Banten, bertujuan mendukung pemerintah dalam pengembangan teknologi berkaitan dengan ketahanan pangan masyarakat. Menurut Nelly, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga dengan proses pendistribusian dari hulu sampai hilir. Proses ini membutuhkan dukungan teknologi terkini yang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi saat ini.

Melalui penyelenggaraan pameran tersebut, IISM menegaskan komitmen mereka dalam membangun ekosistem rantai pasok nasional yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan. Dengan demikian, sektor perikanan bisa menjadi pilar utama ketahanan pangan Indonesia di masa depan.

Antusiasme Pengunjung Terhadap Inovasi Teknologi

Salah satu pengunjung, Weldi Roniwan, mengaku antusias menyambut pameran rantai pendingin yang hadir di wilayah Tangerang. Sebagai pemilik usaha makanan siap saji, ia menilai inovasi alat pendingin yang dilengkapi teknologi teranyar menjadi favorit karena mampu menjaga kualitas produk olahan pangan dalam kurun waktu tertentu.

Weldi mengatakan, ia datang ke sini untuk mencari referensi logistik pendukung usaha yang menjual makanan seperti nugget dan olahan daging. Teknologi yang ditampilkan dinilai mampu menjaga bahan pangan dengan baik.


Related posts