Profil Aryo Djojohadikusumo: Keluarga Berpengaruh dari Prabowo hingga Koridor Bisnis Internasional

Profil Aryo Djojohadikusumo: Keluarga Berpengaruh dari Prabowo hingga Koridor Bisnis Internasional

Profild dari Aryo Djojohadikusumo kini menjadi topik pembicaraan umum sejak dia secara resmi bergabung sebagai bagian dari pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk masa bakti tahun 2024 sampai 2029. Dia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (WKU) yang bertanggung jawab di bidang Energi dan Sumber Daya Alam.

Pelanthisiran ini mengacu pada Surat Keputusan Kadin Indonesia Nomor 14/DP/III/II/2025 tentang Persetujuan dan Pencucuk Tinggi Perbaikan, Struktur, serta Konfigurasi Anggota Dewan Kemuliaan, Dewan Bisnis, Dewan Nasihatin, Majelis Pertimbangan, dan Dewan Manajemen Kadin Indonesia untuk periode tugas dari tahun 2024 hingga 2029.

Tokoh Aryo serta karirnya yang sedang naik daun mulai menarik perhatian publik karena dia adalah cucu dari Presiden Republik Indonesia nomor 8, Prabowo Subianto.


Profil Aryo Djojohadikusumo

Aryo Puspito Setyaki Djojohadikusumo
Lahir di Jakarta pada tanggal 25 April 1983, ia adalah anak laki-laki dari Hashim Djojohadikusumo, yang notabene seorang pebisnis dan Wakil Ketua Dewan Pengawas Partai Gerindra. Hashim ini bersaudara kandung dengan Presiden Prabowo Subianto.

Di sektor pendidikan, Aryo melanjutkan studinya di Inggris yang berlangsung selama 12 tahun. Pendidikannya di negeri tersebut dimulai ketika ia masuk ke Winchester College pada tahun 1996.

Akan tetapi, dia pernah mengambil kursus arkeologi selama satu semester sebelum kemudian meneruskan studinya dalam bidang bisnis di Universitas Durham, Inggris dari tahun 2001 hingga 2004.

Setelah selesai mengikuti perkuliahan, Aryo memulai pekerjaan profesiionalnya dengan menciptakan suatu usaha bersama beberap kawankarinya di tahun 2007. Dia bertindak sebagai direktur utamanya.

Satu tahun setelah itu, tepatnya di tahun 2008, Aryo menjadi bagian dari Arsari Group, grup bisnis yang dikelola oleh sang bapak, dalam posisi seorang komisaris. Selain itu, ia sempat menduduki jabatan Wakil Direktur Utama di PT Citosarana Jasapratama pada tahun 2013.

Di luar kegiatan bisnisnya, Aryo juga menjabat sebagai Dewas dalam Yayasan Arsari.
Djojohadikusumo
yang berkegiatan dalam bidang sosial.

Satu dari berbagai program yang diluncurkan oleh lembaga tersebut ialah #UntukIndonesiaku, bertujuan untuk menyediakan bantuan finansial dalam bidang pendidikan mulai dari sekolah dasar sampai ke jenjang universitas (sarjana), bagi para siswa dengan kondisi ekonomi terbatas.

Dalam urusan politik, Aryo memulai keterlibatannya pada tahun 2008 dengan menciptakan cabang partai dari Partai Gerindra yang disebut Tunas Indonesia Raya (TIDAR).

Pada tahun 2010, Aryo secara resmi menjadi bagian dari tim Partai Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.

Karir politik Aryo dilanjutkan ketika dia dipilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk masa jabatan tahun 2014 hingga 2019 oleh Partai Gerindra, menggantikan wilayah pemilihan DKI Jakarta III.

Saat berada di Parlemen, dia ditugaskan ke Komisi VII yang mengurus sektor energi, sumber daya mineral, penelitian dan teknologi, serta lingkungan hidup.

Di bulan Maret tahun 2025, Aryo diminta mengambil posisi sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk masa jabatan yang berlangsung dari 2024 hingga 2029.

Dalam perannya di
Kadin
Ia memastikan bahwa Indonesia sudah menerima beberapa tawaran dari Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia tentang pengerjaan proyek pembangunan pusat produksi energi nuklir.

Di kehidupan pribadinya, Aryo telah menikahi Sachi Sophia Kurosu pada bulan Agustus tahun 2018. Dia juga rajin menggunakan media sosial dan memiliki profil di Instagram yang bernama @aryodjojo, di mana dia sering mengunggah tentang rutinitas sehari-harinya.

Related posts