Arus Balik Idulfitri 1447 Hijriah Masih Padat di Wilayah Hulu Sungai Selatan
Pada hari Minggu, 29 Maret 2026, suasana arus balik pascapergi libur Idulfitri 1447 Hijriah masih terlihat ramai di jalur lintas wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Pemandangan ini terjadi khususnya di jalur Kalumpang HSS-Margasari Tapin. Pengendara roda dua dan empat terlihat cukup padat, baik yang menuju arah Banjarmasin maupun Hulu Sungai.
Salah satu pengendara yang mengalami kelelahan adalah Rama, yang datang dari arah Banjarmasin menuju Kota Amuntai, Hulu Sungai Utara (HSU). Ia memilih untuk beristirahat di Masjid Su’ada Desa Wasah Hilir, Simpur, HSS. “Tadi di jalan cukup lenggang. Saya sengaja beristirahat di masjid ini karena nyaman untuk beristirahat,” ujarnya.
Masjid Su’ada atau dikenal juga sebagai Masjid Baangkat, merupakan salah satu objek wisata religi dan situs cagar budaya yang terkenal di Kalimantan Selatan (Kalsel). Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini sering dikunjungi oleh masyarakat sekitar.
Masjid Su’ada juga menjadi salah satu dari 13 masjid ramah pemudik yang ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) HSS. Lokasi masjid ini berada di jalur utama perlintasan Banjarmasin-Hulu Sungai. “Selama arus mudik dan balik, H-7 hingga H+7 Idulfitri, Masjid Ramah Pemudik buka 24 jam untuk beristirahat, beribadah, serta menyediakan posko pelayanan kesehatan serta makan minum gratis usai lebaran,” kata petugas setempat.
Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Saat Mudik dan Arus Balik
Menurut data yang dirilis oleh Polda Kalsel, terdapat penurunan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kapolda Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan bahwa tercatat sebanyak 22 kasus kecelakaan. Korban meninggal sebanyak tiga orang, sedangkan korban luka sebanyak 40 orang. “Ini menurun sebesar empat persen dibanding tahun 2025, dengan korban meninggal dunia ada tiga, dan luka ringan 40 orang,” jelas Yudha.
Sebelumnya, Kapolda menyampaikan bahwa dalam Operasi Ketupat Intan 2026, pihaknya menyiapkan pengamanan secara maksimal. Operasi ini dilaksanakan pada periode 13–25 Maret 2026, mencakup seluruh fase arus mudik hingga arus balik Lebaran.
Personel yang terlibat dalam operasi ini mencapai jumlah sebanyak 2.189 orang. Komposisi personel tersebut terdiri dari 1.166 personel Polri, 247 personel TNI, serta 1.023 personel dari stakeholder lainnya.
Fasilitas dan Layanan untuk Pemudik
Selain pengamanan, Polda Kalsel juga memberikan berbagai fasilitas dan layanan bagi pemudik. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik selama perjalanan. Beberapa pos pemeriksaan dan pos pelayanan telah disiapkan di titik-titik strategis, termasuk di sepanjang jalur utama yang dilewati oleh para pemudik.
Beberapa masjid ramah pemudik seperti Masjid Su’ada juga menyediakan berbagai layanan tambahan, seperti posko kesehatan dan makanan gratis. Hal ini sangat membantu para pemudik yang merasa lelah setelah melakukan perjalanan panjang.
Dengan adanya berbagai upaya pemerintah dan instansi terkait, arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan lancar dan aman. Meski masih terdapat keramaian di beberapa titik, namun secara keseluruhan kondisi lalu lintas dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya.






