Freelander generasi baru akan diproduksi Chery

Freelander generasi baru akan diproduksi Chery

Kehadiran Freelander Baru yang Didambakan

Nasib garis keturunan Land Rover Freelander mulai terkuak. Calon model terbarunya disinyalir akan lahir dari Chery Automobile dan mengadopsi teknologi elektrifikasi berupa battery electric vehicle (BEV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Proyek ini menandai langkah penting dalam pengembangan kendaraan energi terbarukan atau new energy vehicle (NEV) dari Land Rover.

Freelander sejatinya dipersiapkan menjadi merek baru untuk arah kendaraan energi terbarukan. Grup Jaguar Land Rover (JLR) menggandeng Chery untuk mengembangkan proyek tersebut. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan inovasi baru dalam industri otomotif global.

Sejarah Freelander yang Terbatas

Dibanding nomenklatur lainnya, nama Freelander agaknya tidak begitu silau. Tercatat hanya dua generasi yang pernah terwujud, dimulai tahun 1997 hingga 2006 dan terakhir versi terbarunya terbit pada 2006-2015. Meskipun memiliki sejarah yang pendek, Freelander tetap dikenang sebagai salah satu model yang memperkenalkan konsep SUV modern dengan desain yang unik dan kemampuan off-road yang baik.

Desain dan Teknologi yang Menarik

Soal calon model barunya ini dikabarkan akan berupa SUV 6-penumpang jenis PHEV. Bentuk kontak dengan perpaduan khas bahasa desain mobil Chery kekinian yang juga kerap terinspirasi dari Land Rover. Desain ini diharapkan mampu menarik perhatian konsumen yang menginginkan kombinasi antara estetika modern dan fungsionalitas tinggi.

Pun dengan teknologi hibrida yang diusung, mesin bensin turbo 1.500 cc dengan motor listrik penggerak khusus, kemudian baterai tambahan lansiran CATL. Ini sekilas serupa dengan Chery Super Hybrid atau Super Hybrid System punya Jaecoo. Teknologi ini diharapkan mampu memberikan performa yang optimal sambil tetap menjaga efisiensi bahan bakar.

Sistem Pendukung yang Canggih

Rancang bangun yang digunakan menggunakan Chery’s E0X. Kemudian sistem mengemudi cerdas yang didukung perangkat lunak bawaan Huawei Qiankun, hingga semikonduktor buatan Qualcomm Snapdragon. Sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman dan nyaman.

Teknologi ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti asisten pengemudi, sistem navigasi real-time, serta konektivitas yang memadai. Dengan demikian, calon model Freelander baru diharapkan mampu bersaing di pasar otomotif global.

Related posts