Menariknya Respons Bos Ducati Terhadap Keluhan Bagnaia, Setelah Pujian Tinggi untuk Marquez Bersaudara


Ketertarikan terhadap nasib Francesco Bagnaia meningkat setelah kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh saudara Marquez dalam dua putaran awal MotoGP 2025.

Kepala Tim Ducati Corse, Gigi Dall’Igna, menyatakan kagum atas persaingan ketat antara kedua pebalap unggulan di MotoGP Argentina 2025.

Gigi Dall’Igna mengomentari performa gigih yang dilakukan oleh kedua saudara kandung tersebut yakni Marc Marquez dari tim Ducati Lenovo dan Alex Marquez dari BK8 Gresini Racing.

Marc dan Alex Marquez diklaim telah memperlihatkan perlawanan luar biasa pada perlombaan yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Santiago, Argentina, Minggu (16/3/2025).

Sebentar lebar, Marc Marquez perlu menanti hingga perlombaan mencapai tujuh putaran tersisa sebelum dia bisa menyegel posisi paling depan lagi.



Alasan Performa Kurang Maksimal Bagnaia pada Dua Balapan Awal MotoGP 2025

Selain itu, tidak ada pembalap lain yang benar-benar dapat mengganggu.

Pembalap utama tim Ducati MotoGP tersebut mengatakan bahwa perlombaan ternyata cukup sulit ketika menggunakan ban belakang ukuran medium seperti kebanyakan pembalap lainnya.

Akan tetapi, Marc dan Alex masih bisa melaju dengan kencang.

Selain serangan yang terjadi di awal pertandingan, kedua anak dari pasangan Julia Marquez dan Roser Alenta itu sama sekali tidak tertekuk hingga mencapai garis akhir.

“Sangat ketat dalam balapan,” ujar Dall’Igna kepada Sky Sport Italia seperti dikutip dari Motosan.es.

Melakukan pencetakan seperti itu dengan ban sedang di bagian belakang bukanlah hal yang sederhana.

Sekali pun demikian, kita perlu bersusah payah.

“Ini benar-benar merupakan pertempuran yang luar biasa dan memesona,” ujar sang insinyur terkenal tersebut.

Dall’Igna selanjutnya merespons tantangan yang dihadapi oleh pembalap tim pabrikan Ducati lain, yakni Francesco Bagnaia.

Sebelumnya mampu finish di urutan ketiga dan menyumbangkan dua gelar juara dunia untuk pabrik dari Borgo Panigale tersebut, namun kali ini Ducati hanya berhasil menduduki peringkat keempat.

Bagnaia menyelesaikan lomba dengan selisih 5,5 detik dibelakang Marc Marquez.

Dia gagal bersaing melawan pembalap tim satelit Ducati lainnya, Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46), yang memilih menggunakan ban lembut untuk bertaruh.

Dall’Igna mengkonfirmasi bahwa kesulitan yang dihadapi Bagnaia tidak berhubungan dengan masalah ban.

“Dia sekarang akan mengevaluasi jika terdapat kendala kecil di area depan, mari kita periksa bersama,” jelas Dall’Igna.



Perubahan Klassemen MotoGP 2025 Setelah Seri Motogp Argentina 2025, Marquez Alami Ketertinggalan

Tetapi, hal tersebut tidak berhubungan dengan ban, kita perlu menggarisbawahi poin ini dari awal.

“Balapan itu berat dan tekanannya cukup terasa,” tandas Dall’Igna.

# Berita Viral




Lihat Berita Terkini Selanjutnya Di Sini

GOOGLE NEWS




Terima Berita Populer Lewat Saluran

WhatsApp



!!!Membaca Adalah Latihan Untuk Otak Sebagaimana Olahraga Adalah Latihan Untuk Tubuh!!!

Related posts