Kapal Meledak di Laut Lamongan, Getarannya Terasa hingga ke Darat

Kapal Meledak di Laut Lamongan, Getarannya Terasa hingga ke Darat


LAMONGAN,

– Dua kapal berjenis

tugboat

atau kapal tunda dan tongkang yang diduga melakukan aktivitas bongkar muat batu bara dilaporkan terbakar di perairan laut utara Desa Kemantren, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Kamis.

Warga Desa Kemantren, Zaenal, saat dikonfirmasi ANTARA di Lamongan, membenarkan adanya kejadian tersebu.

Ia menyebutkan bahwa terbakarnya dua kapal itu juga disertai ledakan yang getarannya dirasakan oleh warga di sekitar lokasi.

“Benar ada dua kapal,

tugboat

dan tongkang meledak dan terbakar di tengah laut utara Desa Kemantren, tepatnya di kawasan PT Lamongan Integrated Shorbase (LIS). Getarannya juga terasa hingga ke darat,” katanya.

Ia menyampaikan, peristiwa ledakan dan terbakarnya dua kapal di perairan laut utara tersebut kurang lebih terjadi pada pukul 06.00 WIB.

Informasi terkait peristiwa itu beredar luas di masyarakat melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

“Semua warga di grup WhatsApp desa tahu peristiwa ledakan, dua kali dan sangat keras,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Polres Lamongan AKP I Nyoman Ardita mengatakan bahwa timnya saat ini melakukan proses evakuasi dan investigasi di lokasi kejadian.

“Masih evakuasi di laut belum dapat data lengkap,” kata.

Sebanyak 15 orang telah dievakuasi dalam peristiwa ledakan ini.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor (Polres) Lamongan Ipda M Hamzaid di Lamongan, Kamis (13/3/2025) mengatakan, tiga di antara korban itu harus dibawa ke Rumah Sakit Umum dr Suyudi untuk penanganan lebih lanjut.

“Tim evakuasi berhasil menyelamatkan 15 korban, 12 diantaranya mengalami luka ringan dan saat ini dalam observasi tim medis. Tiga korban lainnya dilarikan ke RSU dr Suyudi untuk penanganan lebih lanjut,” kata Hamzaid.

Hingga kini, kata Hamzaid, penyebab kebakaran kapal yang juga disertai ledakan pada pukul kurang lebih 06.00 WIB tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

Berdasarkan informasi sementara, diduga ledakan yang terdengar berasal dari mesin kapal.

Dalam insiden tersebut, dua kapal yang dilaporkan mengalami kebakaran adalah tugboat Roselyne 08 dan kapal tongkang tanker MT Ronggolawe berkapasitas 300 deadweight tonnage (DT).

Ipda Hamzaid menyampaikan, lokasi kapal tersebut berada jauh dari dermaga Pelabuhan Lamongan Shorebase dan tengah antre berlabuh.

“Tugboat Roselyne 08 bertugas menarik kapal besar ke dermaga saat insiden terjadi,” katanya.

Related posts