Penelusuran Dugaan Intimidasi di SPBU Sinjai
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sedang melakukan penelusuran terkait dugaan tindakan intimidasi yang dilaporkan terjadi di SPBU 74.926.40 Sinjai saat proses pengisian BBM berlangsung. Kejadian ini memicu perhatian pihak perusahaan untuk memastikan seluruh operasional di SPBU sesuai dengan aturan dan standar keselamatan.
Pengisian Jerigen Sesuai Aturan
Berdasarkan hasil pengecekan awal, aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen di lokasi tersebut dilakukan berdasarkan surat rekomendasi yang dikeluarkan untuk nelayan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini menunjukkan bahwa pengisian BBM tetap dilakukan dengan memperhatikan regulasi yang ada.
Selain itu, operator SPBU juga memberikan teguran kepada konsumen yang menggunakan telepon genggam di area pengisian BBM. Teguran ini merupakan bagian dari penerapan standar keselamatan kerja guna meminimalkan risiko kecelakaan.
Prioritas Keselamatan dalam Operasional SPBU
Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menjelaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional SPBU. “Operator SPBU menjalankan prosedur keselamatan dengan menegur penggunaan telepon genggam di area pengisian BBM. Hal ini merupakan bagian dari standar operasional untuk meminimalkan risiko dan menjaga keselamatan bersama,” jelas Ridho.
Ia menambahkan bahwa Pertamina akan terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan seluruh proses pelayanan di SPBU berjalan sesuai prosedur, termasuk dalam aspek pelayanan kepada konsumen.
Penguatan Pengawasan dan Kepatuhan
Sebagai langkah penguatan, Pertamina mendorong pengelola SPBU untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga komunikasi yang baik dengan konsumen, serta memastikan seluruh aktivitas penyaluran berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan, serta mematuhi ketentuan keselamatan selama berada di area SPBU, termasuk tidak menggunakan perangkat elektronik saat proses pengisian BBM berlangsung.
Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketertiban
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kepatuhan prosedur menjadi perhatian utama dalam operasional SPBU. “Setiap aktivitas di SPBU mengedepankan standar keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku. Pengawasan terus diperkuat untuk memastikan penyaluran BBM berjalan aman, tertib, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujar Lilik.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keselamatan bersama di area SPBU. “Apabila masyarakat menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran di lapangan, dapat segera melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan,” tambahnya.
Komitmen Pertamina dalam Pelayanan dan Distribusi Energi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan dan keandalan distribusi energi melalui penguatan pengawasan, peningkatan standar operasional, serta evaluasi berkelanjutan di seluruh SPBU. Dengan demikian, pihak perusahaan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sambil tetap menjaga keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku.






