Beckham Putra, gelandang Persib Bandung, menunjukkan performa yang luar biasa dalam pertandingan timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis. Penampilannya mendapat pujian dari pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Serrano.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (27/3/2026) berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk timnas Indonesia. Beckham Putra menjadi bintang utama dalam laga ini dengan mencetak dua gol. Selain itu, Ole Romeny dan Mauro Zijlstra juga turut serta dalam memperkuat kemenangan timnas.
Marcelo Serrano mengakui bahwa dirinya sudah lama memperhatikan permainan Beckham Putra. Ia mengapresiasi kemampuan pemain nomor punggung 7 tersebut yang terus bergerak dan merepotkan pertahanan lawan.
“Kami sudah mempelajari permainan Beckham Putra,” ujarnya. “Kami tahu cara dia bermain. Saya pikir dia adalah pemain yang bagus.”
Selain Beckham Putra, Marcelo Serrano juga menyebut beberapa pemain lokal lainnya seperti Yakob Sayuri dan Ramadhan Sananta. Menurutnya, pemain-pemain lokal di timnas Indonesia memiliki kualitas yang baik. Ditambah dengan kehadiran pemain naturalisasi, membuat timnas semakin kuat.
“Saya yakin ada banyak pemain lokal yang bagus di Indonesia,” katanya.
Meskipun kalah telak dari timnas Indonesia, Marcelo Serrano tetap memberikan dukungan moral kepada anak-anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah menjaga psikologi para pemain.
“Saya selalu fokus pada psikologi pemain,” lanjutnya. “Kebetulan saya punya gelar psikologi. Melawan Indonesia yang unggul dua gol awal dengan kesalahan yang sama, tentu berdampak pada mental kami.”
Di ruang ganti, Marcelo Serrano bersama timnya membahas hal tersebut. Ia percaya bahwa pemain Saint Kitts and Nevis memiliki mental yang kuat dan akan bangkit dalam pertandingan berikutnya.
Saint Kitts and Nevis masih memiliki satu pertandingan lagi dalam rangkaian FIFA Series 2026. Mereka akan bertemu dengan Kepulauan Solomon di SUGBK, Senin (30/3/2026), pukul 15.30 WIB.
Sebelumnya, Kepulauan Solomon kalah 2-10 dari Bulgaria di SUGBK, Jumat (27/3/2026).
“Saya percaya kami bisa bangkit dan menunjukkan performa terbaik kami,” tutup Marcelo Serrano.






