Lima Hari Setelah Lebaran, 1.076 Pemudik Tinggalkan Banggai

Lima Hari Setelah Lebaran, 1.076 Pemudik Tinggalkan Banggai

Arus Balik Idulfitri 1447 H di Kabupaten Banggai Masih Berlangsung

Arus balik Idulfitri 1447 Hijriyah masih terus bergerak di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Sejak lima hari setelah perayaan Idulfitri, banyak pemudik mulai kembali ke kampung halaman masing-masing. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa hingga Kamis (26/3/2026), sebanyak 1.076 pemudik telah meninggalkan wilayah tersebut.

Pergerakan penumpang tercatat meningkat di beberapa pelabuhan utama. Salah satunya adalah Pelabuhan Luwuk, yang menjadi pusat aktivitas transportasi laut. Pada hari itu, ratusan orang berangkat menggunakan beberapa kapal menuju Banggai Kepulauan dan Banggai Laut. Di Pelabuhan Rakyat Luwuk, terdapat beberapa pelayaran yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu.

  • KM Lady Lubato berangkat pukul 16.30 Wita dengan membawa 158 penumpang.
  • KM Tera Sanca berangkat pukul 19.30 Wita dengan mengangkut 430 penumpang.
  • KM Lady Viera meninggalkan pelabuhan pukul 22.00 Wita, membawa 188 penumpang menuju Kabupaten Banggai Laut.

Selain itu, dari Pelabuhan ASDP Pagimana, sekitar 300 penumpang juga melakukan perjalanan ke Gorontalo. Selain penumpang, kapal feri ini juga membawa kendaraan dan barang. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa terdapat 46 motor, 10 minibus, 5 truk, serta barang campuran seberat empat ton. Total muatan mencapai 385 ton.

Kerja Sama untuk Pengamanan Arus Balik

Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus balik, Polres Banggai bersama petugas di sektor perhubungan telah mendirikan pos pengamanan mudik 2026. AKP Saiman, Kasi Humas Polres Banggai, menjelaskan bahwa personel TNI-Polri tidak hanya bersiaga di Pelabuhan Luwuk, tetapi juga di Pelabuhan Penyeberangan Feri dan Pelabuhan Rakyat Luwuk.

Koordinasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dilakukan secara intensif dalam pengamanan arus balik ini. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. Hal ini sangat penting mengingat jumlah penumpang yang cukup besar dan berbagai jenis kendaraan yang ikut berpergian.

Imbauan untuk Keselamatan

AKP Saiman juga mengimbau kepada seluruh penumpang untuk selalu menjaga keselamatan diri. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi orangtua yang membawa anak-anak. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan koordinasi yang baik, diharapkan arus balik dapat berjalan lancar tanpa mengganggu keamanan dan kenyamanan para pemudik.

Aktivitas di Pelabuhan Luwuk

Pelabuhan Rakyat Luwuk, yang berlokasi di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Banggai, menjadi salah satu titik penting dalam arus balik. Di sini, banyak penumpang memilih untuk melanjutkan perjalanan mereka ke daerah-daerah lain seperti Banggai Kepulauan dan Banggai Laut. Kapal-kapal yang beroperasi di pelabuhan ini memiliki kapasitas yang cukup besar, sehingga mampu menampung ribuan penumpang dalam sehari.

Di samping itu, pelabuhan ini juga menjadi tempat pengangkutan barang dan kendaraan. Banyak warga yang membawa barang bawaan dari kota ke kampung halaman, sehingga membuat beban transportasi semakin berat. Namun, dengan pengawasan yang ketat, semua aktivitas berjalan dengan lancar.

Peran Pelabuhan ASDP Pagimana

Pelabuhan ASDP Pagimana juga menjadi salah satu jalur penting dalam arus balik. Di sini, kapal feri Moinit mengangkut sekitar 300 penumpang ke Gorontalo. Selain penumpang, kapal ini juga membawa kendaraan dan barang yang cukup banyak. Dengan adanya kerja sama antara pihak pelabuhan dan polisi, arus balik di pelabuhan ini berjalan dengan aman dan terkendali.

Related posts