Kendaraan Padati Jalan Raya Rangkasbitung-Pandeglang Saat Lebaran 2026

Kendaraan Padati Jalan Raya Rangkasbitung-Pandeglang Saat Lebaran 2026

Akses Jalan Raya Rangkasbitung-Pandeglang Mulai Ramai

Pada momen hari raya Idul Fitri, akses Jalan Raya Rangkasbitung-Pandeglang mulai ramai dengan lalu lintas kendaraan. Pada Sabtu (21/3/2026), terlihat banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi jalan tersebut.

Di gerbang tol Rangkasbitung, tampak puluhan kendaraan roda empat keluar masuk dari gerbang tol tersebut. Mayoritas kendaraan melaju ke arah Pandeglang dari Rangkasbitung. Meskipun jalan dipadati kendaraan, tidak terlihat kemacetan yang signifikan di sepanjang jalan ini.

Seorang petugas pospam yang berjaga di gerbang tol Rangkasbitung mengatakan bahwa jalan mulai ramai sekitar pukul 09.00 WIB. Menurutnya, meskipun ramai, lalu lintas tetap lancar.

“Kalau diperhatikan tidak ada kemacetan dan lancar meskipun ramai kendaraannya,” ujarnya.

Petugas pospam itu juga menyebutkan bahwa beberapa pengemudi roda empat pernah datang ke pospam untuk menanyakan arah pintu masuk gerbang tol Cileles yang dibuka secara gratis oleh PT Wika. Mereka telah diberi arahan oleh petugas.

Pengoperasian Gerbang Tol Cileles Secara Gratis

PT Wijaya Karya (Wika) Serang-Panimbang resmi memberlakukan operasional fungsional seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles secara gratis bagi kendaraan golongan I pada arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 2026.

Operasional seksi 2 ruas Rangkasbitung-Cileles dibuka pada pukul 07.00 WIB, Kamis (12/3/2026). Manajer Bidang Pemasaran Strategis dan Pengembangan Tol Serang-Panimbang, Muhammad Albagir, mengatakan bahwa pembukaan fungsional seksi 2 dimulai hari ini dan bisa digunakan secara khusus dan gratis.

“Iya tadi pukul 07.00 WIB kita mulai buka fungsional 2, mulai hari ini sudah bisa digunakan secara khusus dan gratis,” ujar Albagir saat ditemui di kantor Wika Rangkasbitung.

Menurut Albagir, fungsional seksi 2 akan dibuka selama 15 hari, yaitu dari tanggal 12 hingga 25 Maret 2026. Pembukaan dilakukan dari pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

“Dari pagi sampai sore hari. Dan itu untuk keselamatan pengguna jalan sendiri. Paling hanya kendaraan golongan satu,” ujarnya.

Selain itu, tambah Albagir, pihaknya juga telah menyiapkan himbauan di beberapa titik yang bisa dihindari oleh pengguna jalan. Misalnya, ada longsoran di kilometer 36, namun telah disiapkan rambu-rambu untuk menjaga titik krusial agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman.

Related posts