Permintaan Santan Kelapa Meningkat Jelang Lebaran
Di tengah persiapan menjelang hari raya Idulfitri, permintaan terhadap santan kelapa di kawasan Pasar Serpong, Tangerang Selatan, mengalami lonjakan yang signifikan. Pada Jumat (20/3/2026), sejumlah pedagang santan kelapa diserbu oleh pembeli, terutama ibu-ibu rumah tangga yang sedang mempersiapkan berbagai hidangan khas lebaran.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa antrean pembeli mulai terbentuk sejak siang hari, sekitar pukul 11.00 WIB. Para pembeli tampak sibuk memilih dan membeli santan untuk kebutuhan masakan mereka. Santan yang dijual oleh para pedagang biasanya berasal dari kelapa yang sudah dikupas, lalu diperas menggunakan mesin yang tersedia di setiap kios. Hasilnya adalah santan segar yang langsung dibawa pulang oleh pembeli.
Salah satu pedagang, Bilal, mengungkapkan bahwa tingginya permintaan ini berdampak pada kenaikan harga santan. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya harga santan berkisar antara Rp12 ribu hingga Rp13 ribu per butir. Namun kini, harga naik menjadi Rp15 ribu hingga Rp16 ribu, tergantung ukuran.
“Alhamdulillah, hari ini santan habis terjual bahkan sebelum Jumatan,” ujar Bilal. Ia menambahkan bahwa pembeli datang secara terus-menerus, terutama ibu-ibu rumah tangga yang ingin menyiapkan kue dan masakan Lebaran.
Bilal juga menyampaikan bahwa kondisi ini memberikan dampak positif terhadap omzet harian pedagang. Ia mengatakan bahwa sejak awal Ramadhan jumlah pelanggan meningkat sekitar 10 persen. “Omzet kalau untuk hari ini bisa mencapai Rp3 juta. Tapi kalau selama Ramadan bisa menembus Rp30 juta,” jelasnya.
Sementara itu, seorang pembeli, Cici, mengaku bahwa santan merupakan bumbu penting dalam memasak masakan khas lebaran. Meskipun harganya naik, ia tetap membeli bumbu olahan kelapa tersebut. “Memang lebih mahal, tapi tetap harus beli buat bikin rendang, opor, biasa lah makanan lebaran,” ucapnya.
Hingga siang ini, sekitar pukul 13.30 WIB, aktivitas pembelian di Pasar Serpong masih terlihat tinggi. Banyak pedagang berharap stok tambahan dapat memenuhi kebutuhan pembeli menjelang Lebaran. Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya santan dalam tradisi masyarakat Indonesia, khususnya dalam merayakan hari raya Idulfitri.
Jenis Hidangan yang Menggunakan Santan
- Rendang – Daging yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah, biasanya disajikan saat Lebaran.
- Opor – Masakan ayam atau daging yang direbus dalam santan dan bumbu khas.
- Kue Lebaran – Beberapa jenis kue seperti kastengel, onde-onde, dan lainnya sering menggunakan santan sebagai bahan utama.
- Lontong Sayur – Menu tradisional yang umum disajikan saat Lebaran, sering kali menggunakan santan untuk memperkaya rasa.
Faktor Penyebab Lonjakan Permintaan
- Tradisi Lebaran – Masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan memasak berbagai hidangan khas Lebaran yang membutuhkan santan.
- Peningkatan Aktivitas Belanja – Seiring mendekatnya Lebaran, banyak orang mulai mempersiapkan kebutuhan makanan.
- Kenaikan Harga – Meski harga naik, permintaan tetap tinggi karena santan dianggap sebagai bahan pokok dalam masakan Lebaran.
Harapan Pedagang dan Pembeli
- Pedagang – Berharap stok tambahan dapat memenuhi kebutuhan pasar, sehingga tidak ada pembeli yang kecewa.
- Pembeli – Tetap membeli santan meskipun harganya meningkat, karena sangat dibutuhkan untuk persiapan Lebaran.






