Sejarah Baru dalam Balap Motor Indonesia
Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menciptakan sejarah baru dalam dunia balap motor. Ia berhasil meraih podium di kelas Moto3 dalam gelaran MotoGP Brasil 2026. Ini menjadi momen penting bagi olahraga balap Tanah Air, karena Veda menjadi pembalap pertama dari Indonesia yang mampu naik ke podium di ajang bergengsi ini.
Momen spesial tersebut terjadi saat seremoni podium Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Ayrton Senna pada Minggu (22/3/2026). Bersama dua rekan satu timnya, Maximo Quiles dan Marco Morelli dari CFMoto Aspar Team, Veda berhasil meraih posisi ketiga. Mereka menjadi pusat perhatian selama acara penghargaan setelah balapan berakhir.
Namun, Veda menunjukkan sikap yang berbeda. Saat tradisi penyemprotan sampanye dimulai, ia memilih untuk tidak ikut serta. Alih-alih mengambil bagian dalam ritual tersebut, Veda merayakan dengan cara sederhana. Ia melakukan tos menggunakan minuman kaleng sambil tersenyum dan menikmati pencapaian penting dalam kariernya.
Di belakang podium, bendera Merah Putih terpampang sejajar dengan bendera Argentina dan Spanyol. Kehadiran simbol negara itu menjadi tanda penting atas prestasi luar biasa yang diraih oleh Veda di ajang balap internasional.
Hasil ini semakin istimewa karena Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang finis di tiga besar kelas Moto3. Pada awal balapan, ia memulai dari posisi keempat. Namun, karena persaingan yang ketat, ia sempat turun ke posisi ke-10. Setelah balapan dihentikan sejenak, Veda bangkit di lap akhir dan berhasil mengunci podium ketiga melalui manuver agresif.
Komentar Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama mencetak sejarah besar di ajang Moto3 setelah finis di posisi ketiga pada Grand Prix Brasil di Sirkuit Goiania pada Minggu (22/3/2026). Finis di posisi ketiga membuat Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Moto3.
Menariknya, catatan ini dibuat hanya dalam dua ajang balapan Moto3, setelah sebelumnya di GP Thailand finis di P5. Prestasi Veda bisa dikatakan luar biasa mengingat ia merupakan pembalap baru di Moto3 setelah di tahun lalu menjadi runner up di Red Bull Rookies Cup 2025.
Dalam balapan yang berlangsung dramatis di Goiania, pembalap asal Gunungkidul ini tampil impresif sejak restart setelah red flag. Veda mampu memanfaatkan momentum dengan baik di sisa lima lap terakhir dan akhirnya mengunci posisi tiga besar.
Pembalap berusia 17 tahun itu tak hanya mencuri perhatian lewat performanya di lintasan, tetapi juga lewat komentar jujur dan penuh emosi usai balapan. Pembalap besutan Honda Team Asia ini pun tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya.
“Syukur alhamdulillah, tentunya saya sangat bangga dan juga senang karena di balapan kedua di GP ini saya bisa mendapatkan posisi ketiga,” ujar Veda dalam wawancara bersama MotoGP.
Ia juga menegaskan bahwa pencapaian tersebut tak lepas dari dukungan masyarakat Indonesia. “Tanpa kalian semua yang mendukung dari Indonesia, saya tidak akan bisa sampai di sini. Terima kasih banyak yang sudah mensupport dan mendukung saya,” kata Veda.
Balapan Moto3 Brasil memang berlangsung penuh drama. Insiden yang melibatkan beberapa pembalap di tikungan empat memicu red flag. Setelah dihentikan di lap ke-14, balapan semula masih ada 10 lap lagi, namun race director memangkas dengan hanya ada lima lap terakhir tersisa.
Sebelum balapan dihentikan, Veda mengaku mengalami kesulitan, terutama dalam mengatur kondisi ban di trek yang menuntut grip tinggi. “Sebelum red flag saya sedikit kesulitan dalam memanage ban saya. Tapi setelah red flag saya punya ban baru, jadi saya mencoba push di setiap lap,” jelasnya.
Keputusan untuk langsung tampil agresif setelah restart menjadi kunci. Dengan waktu yang singkat, Veda tak punya pilihan selain menggeber sejak awal. “Karena hanya tersisa lima lap, saya mencoba untuk ke depan dan alhamdulillah bisa finis ketiga,” kata Veda.
Strategi tersebut terbukti tepat. Veda mampu menyalip beberapa rival dan bertahan dari tekanan hingga garis finis. Kebahagiaan Veda bahkan tak terbendung saat balapan usai. Ia mengaku sempat meluapkan emosinya di atas motor. “Tadi di trek lurus saya teriak, mungkin tidak terlihat dari TV, tapi saya sangat senang,” katanya.
Momen itu menjadi simbol betapa besar arti podium tersebut, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi dunia balap Indonesia. Hasil di Brasil menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Veda untuk menghadapi seri berikutnya di MotoGP Amerika di Circuit of the Americas atau COTA.
Ia mengakui masih banyak hal yang perlu diperbaiki, namun kini merasa lebih siap bersaing di barisan depan. “Saya punya confidence karena minggu ini bisa fight di rombongan depan. Saya akan coba perbaiki kesalahan dan tampil lebih baik di GP America,” kata dia.
Podium di Brasil bukan sekadar hasil, melainkan titik awal dari potensi besar seorang Veda Pratama di kancah Moto3. Dengan mental kuat, strategi tepat, dan dukungan besar dari Indonesia, peluang untuk melihatnya kembali naik podium di masa depan terbuka lebar.
Hasil Balapan Moto3 Brasil 2026
- Maximo Quiles – CFMoto Aspar Team – KTM
- Marco Morelli – CFMoto Aspar Team – KTM
- Veda Ega Pratama – Honda Team Asia – Honda
- Alvaro Carpe – Red Bull KTM Ajo – KTM
- Guido Pini – Leopard Racing – Honda
- Rico Salmela – Red Bull KTM Tech3 – KTM
- Valentin Perrone – Red Bull KTM Tech3 – KTM
- Adrian Fernandez – Leopard Racing – Honda
- Casey O’Gorman – Sic58 Squadra Corse – Honda
- Hakim Danish – Frinsa MT Helmets MSI – KTM
- Brian Uriarte – Red Bull KTM Ajo – KTM
- Joel Kelso – GRYD MLav Racing – Honda
- Adrian Cruces – CIP Green Power – KTM
- Ryusei Yamanaka – Frinsa MT Helmets MSI – KTM
- Eddie O’Shea – GRYD MLav Racing – Honda
- Zen Mitani – Honda Team Asia – Honda
- Nicola Carraro – Rivacold Snipers Team – Honda
- Cormac Buchanan – BOE Motorsports – KTM
Klasemen Moto3 2026
1 Maximo Quiles Aspar KTM 45
2 Marco Morelli Aspar KTM 28
3 Veda Ega Pratama Honda Team Asia Honda 27
4 Alvaro Carpe KTM Ajo KTM 26
5 David Almansa Intact GP KTM 25
6 Valentin Perrone KTM Tech3 KTM 25
7 Adrian Fernandez Leopard Honda 18
8 Brian Uriarte KTM Ajo KTM 14
9 Casey O’Gorman SIC58 Honda 12
10 Guido Pini Leopard Honda 11
11 Rico Salmela KTM Tech3 KTM 10
12 Joel Esteban MTA KTM 7
13 Hakim Danish MSI KTM 6
14 David Munoz Intact GP KTM 6
15 Joel Kelso MLav Racing Honda 6
16 Adrian Cruces CIP Green Power KTM 6
17 Scott Ogden CIP Green Power KTM 4
18 Ryusei Yamanaka MSI KTM 2
19 Eddie O’Shea MLav Racing Honda 2
20 Zen Mitani Honda Team Asia Honda 0
21 Leo Rammerstorfer SIC58 Honda 0
22 Jesus Rios Snipers Honda 0
23 Nicola Carraro Snipers Honda 0
24 Cormac Buchanan BOE Honda 0
25 Ruche Moodley BOE Honda 0
26 Matteo Bertelle MTA Honda 0






