Penyaluran Bantuan Pangan di Balikpapan
Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) kembali melanjutkan penyaluran bantuan pangan pemerintah di Kota Balikpapan. Kali ini, distribusi difokuskan di dua kelurahan, yakni Damai dan Gunung Sari Ulu, dengan menyasar ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Jumat (27/3/2026). Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan jumlah penerima di masing-masing wilayah.
Di Kelurahan Damai, sebanyak 452 KPM menerima bantuan berupa 9.040 kilogram beras dan 1.808 liter minyak goreng. Sementara di Kelurahan Gunung Sari Ulu, bantuan disalurkan kepada 467 KPM dengan total 9.340 kilogram beras dan 1.868 liter minyak goreng. Mekanisme ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban distribusi di lapangan, menghindari penumpukan warga, serta memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima yang telah terdata.
Upaya Menjaga Stabilitas Harga
Kepala Bulog Wilayah Kaltim dan Kaltara, Musazdin Said, mengatakan program bantuan pangan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Selain itu, intervensi ini juga diarahkan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.
“Penyaluran dilakukan secara bertahap agar tepat sasaran dan tepat waktu. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat untuk memastikan proses berjalan lancar,” ujarnya.
Bagi masyarakat penerima, bantuan ini menjadi penopang kebutuhan pokok, terutama setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang biasanya diikuti dengan peningkatan pengeluaran rumah tangga. Salah satu warga penerima bantuan mengaku bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Cukup meringankan, apalagi setelah Lebaran kebutuhan banyak,” ujarnya singkat.
Skala Distribusi yang Luas
Secara keseluruhan, program bantuan pangan pemerintah yang disalurkan Bulog Kaltimra di Kota Balikpapan telah menjangkau 21.691 KPM. Total bantuan yang didistribusikan mencapai 433.820 kilogram beras dan 86.764 liter minyak goreng. Angka tersebut menunjukkan skala intervensi yang cukup besar dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di tingkat rumah tangga.
Instrumen Pengendalian Inflasi
Program ini sekaligus menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam meredam tekanan inflasi, khususnya dari komoditas pangan yang berkontribusi signifikan terhadap pengeluaran masyarakat. Selain menjaga daya beli, distribusi bantuan pangan juga berperan dalam memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, terutama bagi kelompok rentan.
Dengan akses terhadap bahan pokok yang lebih terjamin, masyarakat diharapkan dapat menjaga stabilitas konsumsi di tengah dinamika harga pasar. Bulog Kaltimra memastikan proses penyaluran terus dilakukan dengan pengawasan dan koordinasi lintas sektor. Dukungan pemerintah daerah, aparat kelurahan, hingga unsur keamanan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi di lapangan.
Rencana Penyaluran Ke Depan
Ke depan, penyaluran bantuan pangan dijadwalkan terus berlanjut di wilayah lain di Balikpapan, menyesuaikan dengan data penerima dan alokasi yang telah ditetapkan pemerintah.






