Arus Balik Lebaran 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Sumatra Mulai Lintasi Tol Tangerang-Merak

Arus Balik Lebaran 2026, Puluhan Ribu Kendaraan Sumatra Mulai Lintasi Tol Tangerang-Merak

Arus Balik Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak

Pergerakan masyarakat yang kembali dari kampung halaman mulai terlihat di ruas Tol Tangerang-Merak tiga hari setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. PT Marga Mandalasakti (MMS), selaku pengelola Tol Tangerang-Merak, mencatat sebanyak 15.528 kendaraan telah melintas dari arah Pelabuhan Merak menuju Tangerang pada Senin (23/3/2026) kemarin.

Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Toll Tangerang-Merak PT MMS, Uswatun Hasanah menjelaskan bahwa angka tersebut mengalami penurunan sebesar 43,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 lalu. Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa arus lalu lintas masuk (Entrance) Gerbang Tol Merak dan sekitarnya telah mengalami peningkatan sebesar 84,3 persen dibandingkan dengan mobilitas di hari normal.

Selain itu, Uswatun juga menyebutkan bahwa sejak awal arus mudik pada Rabu (11/3/2026) atau H-10 Lebaran, jumlah kendaraan yang melintasi jalur Tol Tangerang-Merak mencapai 1.923.236 unit. Angka ini mengalami peningkatan sekitar 11,4 persen dengan rata-rata lalu lintas harian sebesar 148.808 unit kendaraan roda empat dan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

“Jumlah ini didapat berdasarkan hitungan perlintasan di tiap masing-masing gerbang tol sehingga didapat 10 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal,” ujarnya.

Adapun operasional kendaraan bermuatan barang telah dilarang untuk beroperasi sejak Jumat (13/3/2026) hingga Minggu (29/3/2026) pukul 24.00 WIB. Pembatasan ini berlaku untuk kendaraan dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan atau gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian seperti tanah, pasir, batu, hasil tambang sampai dengan material bahan bangunan.

“Kami mengimbau bagi pengguna jalan tol agar merencanakan perjalanan dengan baik sebelum bepergian dan pastikan mendapat informasi terkini kondisi lalu lintas di ruas Tol Tangerang-Merak,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menambahkan bahwa jutaan kendaraan diprediksi akan kembali melintasi Provinsi Banten saat arus balik mudik Lebaran 2026. Untuk memperkuat pengamanan arus balik lebaran, jajaran Polda Banten telah menempatkan personel di beberapa titik vital seperti pelabuhan penyeberangan.

Selain itu, Hengki juga menyebutkan bahwa beberapa pos pengamanan dan pos pelayanan telah tersedia di sejumlah ruas jalur utama perjalanan menuju tempat tinggal warga. Sedikitnya empat posko telah disiagakan sejak awal arus mudik pada Kamis (12/3/2026) lalu yaitu Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, Pos Terpadu, dan Posko SAR.

“Fokus pengamanan sudah kembali kami tingkatkan pada titik penyeberangan Pulau Jawa dan Sumatra sejak satu hari setelah lebaran kemarin,” kata dia.

Guna mengurai kepadatan mobilitas kendaraan secara serentak, masyarakat diimbau tidak hanya fokus pulang dari kampung halaman dalam satu waktu saja. Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada sejumlah perusahaan dan instansi pemerintahan diharapkan dapat memberi manfaat jeda waktu perjalanan pulang kembali ke rumah masing-masing.

“Sistem WFA bisa dimanfaatkan pemudik agar memilih alternatif tanggal lain untuk kembali pulang seperti hari ini sampai Jumat (27/3/2026) mendatang,” tuturnya.

“Silakan masyarakat memanfaatkan pilihan tanggal tersebut supaya bisa mengurangi kepadatan arus balik dan memberi kelancaran selama pulang mudik,” jelasnya.


Related posts