BANTENMEDIA.CO.ID – Jakarta.
Arus balik Lebaran atau Hari Raya Idulfitri 1447 H diprediksi akan dimulai hari ini, Senin 23 Maret 2026. Berikut jadwal rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama arus balik Lebaran 2026, termasuk penerapan one way dan contra flow di jalan tol.
Pihak kepolisian melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mengungkapkan bahwa skema rekayasa lalu lintas berupa one way nasional akan diterapkan pada arus balik Lebaran mulai 24 Maret 2026. Kebijakan ini diambil untuk mengurangi potensi kepadatan kendaraan pada periode puncak arus balik.
Tujuan Penerapan One Way Nasional
Penerapan one way nasional bertujuan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan mencegah kemacetan yang terjadi akibat lonjakan jumlah kendaraan. Dengan sistem satu arah, arus lalu lintas dapat lebih terkontrol, sehingga mengurangi risiko kecelakaan dan mempercepat perjalanan pengendara.
- Salah satu wilayah yang akan diterapkan sistem ini adalah jalur tol Jakarta-Cikampek. Pemilihan jalur tersebut didasarkan pada data lalu lintas sebelumnya yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah kendaraan saat arus balik.
- Selain itu, beberapa titik lain seperti Tol Jalan Tol Jakarta-Merak dan Tol Cipularang juga akan menjadi fokus penerapan one way.
Skema Contra Flow
Selain one way, pihak kepolisian juga akan menerapkan kontra flow di beberapa titik strategis. Kontra flow merupakan langkah efektif untuk meningkatkan kapasitas jalan tanpa harus membangun infrastruktur baru.
- Dalam penerapan kontra flow, jalur yang biasanya digunakan untuk satu arah akan dialihkan menjadi dua arah. Hal ini dilakukan agar dapat menampung volume kendaraan yang sangat tinggi.
- Penerapan kontra flow akan dilakukan secara berkala dan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan. Pengguna jalan diharapkan tetap waspada dan mematuhi petunjuk petugas lalu lintas.
Peran Petugas Lalu Lintas
Petugas lalu lintas akan ditempatkan di sejumlah titik kritis untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Mereka juga akan memberikan informasi kepada pengendara jika terjadi hambatan atau perubahan arus lalu lintas.
- Petugas akan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) dan pihak pengelola jalan tol untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
- Selain itu, petugas juga akan melakukan patroli rutin untuk memastikan tidak ada kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas.
Tips untuk Pengendara
Untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan, pengendara disarankan untuk:
- Memperhatikan informasi lalu lintas melalui media resmi atau aplikasi pemetaan.
- Menghindari perjalanan di jam-jam sibuk, terutama saat arus balik mencapai puncaknya.
- Menjaga jarak aman antar kendaraan dan tidak terburu-buru dalam berkendara.
- Memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melakukan perjalanan.
Dengan penerapan skema rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.






