Peringatan Cuaca Banten: Hujan Lebat 14-16 Februari 2026

Peringatan Cuaca Banten: Hujan Lebat 14-16 Februari 2026

Peringatan Cuaca di Banten untuk Tiga Hari Kedepan

Cuaca di Kota Serang, Provinsi Banten, pada Sabtu (14/2/2026) pukul 15.00 WIB, tercatat berawan. Namun, beberapa daerah lain di Banten diprediksi akan mengalami hujan sedang hingga lebat dalam waktu dekat.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah 2 telah mengeluarkan rilis peringatan dini cuaca di Banten yang berlaku selama tiga hari, yaitu 14 hingga 16 Februari 2026. Berikut rincian peringatan cuaca:

Sabtu, 14 Februari 2026

  • Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Kabupaten Pandeglang bagian Timur, Kabupaten Lebak bagian Tengah dan Selatan
  • Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Nihil
  • Awas (Hujan sangat lebat-Ekstrem): Nihil

Minggu, 15 Februari 2026

  • Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Kabupaten Pandeglang bagian Tengah, Kabupaten Lebak bagian Barat dan Selatan
  • Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan
  • Awas (Hujan sangat lebat-Ekstrem): Nihil

Senin, 16 Februari 2026

  • Waspada (Hujan Sedang-Lebat): Kabupaten Tangerang bagian Selatan, Kabupaten Lebak bagian Barat dan Selatan, Kota Tangerang Selatan
  • Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat: Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan
  • Awas (Hujan sangat lebat-Ekstrem): Nihil

Penyebab Hujan yang Diprediksi Terjadi

BMKG memprediksi bahwa aktivitas fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal masih signifikan dan berpengaruh terhadap cuaca di Indonesia dalam sepekan ke depan.

Salah satu faktor utamanya adalah nilai Indeks Osilasi Selatan atau Southern Oscillation Index (SOI) dan Nino 3.4 yang mengindikasikan kondisi La Nina lemah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia, terutama di kawasan timur.

Selain itu, Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) juga diprediksi berpengaruh terhadap kondisi atmosfer di wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Aktivitas fenomena ini secara spasial diprakirakan aktif di beberapa wilayah yang berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin juga diprediksi aktif di sebagian besar wilayah. Monsun Asia masih diprakirakan aktif dalam sepekan ke depan dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan.

Kondisi tersebut diperkuat dengan Indeks Surge dan CENS (Cross Equatorial Northerly Surge) yang berpotensi mengalami signifikansi. Lebih jauh lagi, sirkulasi siklonik masih berpotensi tumbuh di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Lampung, dan di sekitar wilayah Kalimantan.

Dengan kelembapan udara yang masih tinggi, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia.

Tips untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi setiap saat. Jika ada rencana perjalanan atau aktivitas luar ruangan, sebaiknya memperhatikan prakiraan cuaca terkini agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga terutama di daerah rawan banjir atau longsor. Dengan persiapan yang baik, risiko dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir.

Related posts