Kolaborasi Bersihkan Tangerang, ASRI Jadi Target

Kolaborasi Bersihkan Tangerang, ASRI Jadi Target



TANGERANG – Langkah nyata untuk mengatasi masalah sampah terus dijalankan secara aktif. Pemerintah Kota Tangerang bersama Kementerian Lingkungan Hidup serta elemen TNI dan Polri turun langsung ke lapangan dengan melaksanakan aksi kerja bakti massal di kawasan Pasar Anyar dan sekitarnya pada Jumat (13/2/2025).

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui gerakan nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik dan Indah atau ASRI.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, hadir bersama Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, dalam kegiatan kurve atau kerja bakti yang melibatkan unsur Forkopimda, pegawai pemerintahan, serta masyarakat sekitar.

Dalam pernyataannya, Menteri LH menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari gerakan nasional Indonesia ASRI yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, awal Februari lalu.

“Presiden sangat tegas ingin mengakhiri situasi darurat sampah. Kita semua diminta untuk perang melawan sampah melalui gerakan nasional Indonesia ASRI. Kurvei yang diarahkan beliau ini adalah salah satu aksi nyata. Mari kita akhiri darurat sampah di seluruh tanah air,” ujar Hanif.

Lebih lanjut, Menteri LH menyampaikan bahwa pihaknya bersama Kementerian Dalam Negeri sedang menyusun Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk memperkuat kolaborasi gerakan Indonesia ASRI secara nasional yang akan segera diluncurkan secara resmi. Ia juga mengapresiasi langkah-langkah progresif Pemkot Tangerang dalam pembenahan pengelolaan lingkungan, termasuk rencana pengembangan teknologi Waste to Energy sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah.

“Kota Tangerang sudah banyak berbenah. Saat awal saya ke sini, persoalannya memang tidak sederhana. Namun dibawah kepemimpinan Pak Wali, kita melihat perbaikan signifikan. Termasuk upaya menghadirkan Waste to Energy untuk Kota Tangerang. Kami akan mendukung penuh,” kata dia.

Sama halnya dengan Menteri LH, Wali Kota Sachrudin menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian pemerintah pusat dalam menangani masalah sampah di Kota Tangerang. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Menteri, yang telah memberi contoh langsung melalui kerja bakti ini. Kami bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat terus berupaya menangani kondisi darurat sampah ini sesuai instruksi presiden,” ujar Sachrudin.

“Semoga kehadiran Pak Menteri dapat memotivasi sikap, mental, dan budaya bersih masyarakat sehingga kita bisa lebih cepat mengakhiri darurat sampah di Kota Tangerang,” tambahnya.

Di sisi lain, kegiatan kerja bakti juga dilakukan serentak oleh jajaran pegawai Pemkot Tangerang di lingkungan kantor pemerintahan, fasilitas umum hingga aksi pengecatan kansteen dan penataan kawasan publik lainnya. Melalui semangat kolaborasi dan gerakan Indonesia ASRI, Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Inisiatif Kolaboratif dalam Penanganan Sampah

  • Keterlibatan seluruh elemen masyarakat

    Kerja bakti ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, TNI, Polri, hingga warga setempat. Ini menunjukkan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat.

  • Penggunaan teknologi inovatif

    Salah satu strategi jangka panjang yang diambil adalah pengembangan teknologi Waste to Energy. Teknologi ini bertujuan untuk mengubah sampah menjadi energi, sehingga mengurangi volume limbah dan meningkatkan efisiensi pengelolaan lingkungan.

  • Peningkatan kesadaran masyarakat

    Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan meningkat. Hal ini juga membantu menciptakan budaya bersih yang berkelanjutan.

  • Peran pemerintah pusat

    Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup dalam acara ini menunjukkan bahwa pemerintah pusat sangat mendukung inisiatif daerah dalam menangani masalah sampah. Selain itu, SKB yang sedang disusun akan memperkuat kerja sama antar daerah.

Tantangan dan Solusi

  • Masalah sampah yang kompleks

    Kota Tangerang memiliki tantangan besar dalam pengelolaan sampah, terutama karena pertumbuhan penduduk yang pesat. Masalah ini membutuhkan solusi yang terencana dan berkelanjutan.

  • Pembenahan infrastruktur

    Pemkot Tangerang telah melakukan beberapa pembenahan infrastruktur, seperti pembangunan tempat pembuangan sampah yang lebih modern dan sistem pengumpulan sampah yang lebih efektif.

  • Kebijakan yang terintegrasi

    Untuk mengatasi masalah sampah, diperlukan kebijakan yang terintegrasi antara pemerintah daerah dan pusat. Ini termasuk dalam penyusunan SKB yang akan segera diluncurkan.

Tindakan Nyata untuk Masa Depan yang Lebih Baik

  • Partisipasi aktif masyarakat

    Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti sangat penting. Mereka menjadi bagian dari solusi, bukan hanya pihak yang terdampak.

  • Program edukasi lingkungan

    Pemkot Tangerang juga berencana untuk meluncurkan program edukasi lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

  • Kolaborasi lintas sektor

    Tidak hanya pemerintah dan masyarakat, tetapi juga swasta dan organisasi nirlaba harus terlibat dalam upaya pengelolaan sampah.

Related posts