Donor Darah untuk Talasemia, Bukti Kepedulian Nur Albab di Cilegon

Donor Darah untuk Talasemia, Bukti Kepedulian Nur Albab di Cilegon

Inisiatif Donor Darah untuk Penyintas Talasemia di Kota Cilegon

Edi Haryadi, seorang tokoh masyarakat dari Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, telah mendirikan Yayasan Nur Albab Nusantara Foundation sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat. Yayasan ini memiliki fokus pada bidang keagamaan, sosial, dan kemanusiaan. Salah satu aksi nyata yang dilakukan oleh yayasan adalah kegiatan donor darah yang digelar untuk membantu para penyintas talasemia.

Talasemia adalah kondisi kelainan darah yang disebabkan oleh rendahnya kadar hemoglobin (Hb) normal dalam sel darah merah. Kondisi ini umumnya menyerang anak-anak dan membutuhkan transfusi darah secara rutin agar bisa bertahan hidup. Dalam kegiatan donor darah yang berlangsung pada hari Minggu, 14 Februari 2026, hasil darah yang dikumpulkan akan disumbangkan kepada para penyintas talasemia.

Edi Haryadi, pendiri yayasan tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian yayasan terhadap kebutuhan masyarakat. “Penderita talasemia ini umumnya anak-anak. Kehidupan mereka sangat bergantung pada ketersediaan darah,” ujarnya. Selain donor darah, pihak yayasan juga memberikan santunan kepada para penyintas talasemia. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan darah.

“Selain santunan, kegiatan ini diharapkan menjadi penyemangat sekaligus meningkatkan kualitas hidup bagi para penyintas talasemia,” tambahnya.

Ketua Yayasan Nur Albab Nusantara Foundation, Muhammad Darojat, menambahkan bahwa kegiatan donor darah kali ini merupakan bentuk kepedulian dan bakti yayasan terhadap kebutuhan masyarakat. “Kegiatan ini tentu tidak terlepas dari kerja sama dan bantuan banyak pihak, termasuk rekan-rekan TNI, Polri, serta PMI, agar kita senantiasa dapat meneruskan kebaikan sesuai slogan Nur Albab,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Haerudin (49), orangtua dari Burhanudin Al Hasbi (7 tahun), salah seorang penyintas talasemia, mengapresiasi kegiatan donor darah yang digelar oleh Nur Albab Nusantara Foundation. “Kebutuhan darah ini adalah nyawa bagi anak kami. Alhamdulillah dengan adanya yayasan dan kegiatan seperti ini, kami sangat terbantu,” ujarnya.

Haerudin, yang tinggal di Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, menjelaskan bahwa setiap tiga minggu sekali anaknya yang telah didiagnosis talasemia sejak berumur empat bulan membutuhkan dua kantung darah, yang selama ini diperoleh dari PMI. “Secara fisik, pertumbuhan anak saya biasa saja. Namun, ketika Hb menurun dan waktunya butuh darah, ia menjadi lemas. Dia adalah amanah Allah.”

“Sebagai orangtua anak penderita talasemia, kami memang harus lebih bersabar. Jalani saja. Beruntung ada kegiatan donor darah seperti ini yang khusus membantu penyintas talasemia,” jelasnya.

Upaya Membangun Kesadaran Masyarakat

Kegiatan donor darah yang digelar oleh Yayasan Nur Albab Nusantara Foundation tidak hanya bertujuan untuk menyediakan darah bagi penyintas talasemia, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah. Dengan melibatkan berbagai pihak seperti TNI, Polri, dan PMI, yayasan berharap dapat menciptakan lingkungan yang saling mendukung dan peduli terhadap sesama.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antara masyarakat dan organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan. Dengan kolaborasi yang baik, harapan besar dapat tercapai, yaitu mampu memberikan bantuan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Peran Yayasan dalam Kesejahteraan Sosial

Yayasan Nur Albab Nusantara Foundation tidak hanya berfokus pada donor darah, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial lainnya. Dengan visi dan misi yang jelas, yayasan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis.

Melalui inisiatif seperti donor darah, yayasan berusaha memberikan kontribusi nyata dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, diharapkan semakin banyak orang yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang bermanfaat bagi banyak pihak.


Related posts