Peluncuran Program Serang Mengaji di Alun-Alun Barat Kota Serang
Program Serang Mengaji resmi diluncurkan di Alun-Alun Barat Kota Serang, Banten pada Jumat (13/2/2026) malam. Lokasi acara berada di Jalan Veteran, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. Dari lokasi ini, jarak menuju Kantor Wali Kota Serang sekitar 5,9 kilometer.
Peluncuran program ini ditandai dengan peresmian aplikasi Serang Mengaji sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan literasi Alquran di masyarakat Kota Serang. Acara juga dirangkaikan dengan kegiatan Tarhib Ramadan yang menarik partisipasi ribuan siswa-siswi, masyarakat umum, tokoh agama, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, perwakilan Badan Wakaf Alquran (BWA), serta camat se-Kota Serang.
Sebelum prosesi peluncuran dimulai, para siswa-siswi membacakan ayat suci Alquran Surat Ar-Rahman. Mereka melantunkan ayat-ayat suci dengan fasih, yang kemudian diikuti oleh jamaah yang hadir. Kegiatan ini menunjukkan kesiapan dan antusiasme peserta terhadap program Serang Mengaji.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan Alquran secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut. Penyerahan ini menjadi momen penting dalam memperkuat komitmen masyarakat dan pemerintah daerah terhadap pengembangan literasi Alquran.
Tujuan Utama Program Serang Mengaji
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, menyampaikan bahwa program Serang Mengaji merupakan bagian dari 13 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, Budi Rustandi dan Agis Aulia. Ia mengatakan, program ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tercatat sekitar 15.000 warga Kota Serang menghadiri peluncuran Serang Mengaji yang digelar sejak sore hingga malam hari.
“Alhamdulillah masyarakat Kota Serang cukup antusias ada 15.000 mulai sore hari sampai malam hari,” ujar Nanang.
Ia menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bekerja sama dengan BWA agar program ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan benar-benar memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. Nanang menjelaskan tujuan utama Serang Mengaji adalah mengentaskan buta huruf Alquran, khususnya di kalangan generasi muda dan anak-anak.
“Agar buta huruf di dalam mengaji itu bisa dientaskan dengan baik, dan membaca Alquran secara baik dan benar,” jelas Nanang.
Persiapan dan Kesiapan Guru Ngaji
Nanang memastikan bahwa program Serang Mengaji akan digembleng dengan baik. Pemkot Serang telah menyiapkan guru ngaji untuk mendampingi peserta. “Iya tentu, Serang Mengaji ini kan kami sudah siapkan guru ngaji, terus juga di tingkat SD tadi Pak Kadindik sebelum belajar diberikan waktu untuk mengaji,” ujarnya.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Alquran, khususnya di kalangan generasi muda. Dengan adanya pendidikan mengaji yang terstruktur dan didukung oleh berbagai pihak, diharapkan masyarakat Kota Serang dapat lebih memahami dan menghargai nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.
Kedepannya
Program Serang Mengaji diharapkan dapat menjadi contoh inovasi dalam memajukan pendidikan agama di wilayah Banten. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat sendiri, diharapkan program ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.






