SMKN 1 Cijulang Gelar Pameran Unjuk Karya PKK Kuliner
SMKN 1 Cijulang, yang berada di Kabupaten Pangandaran, baru saja menggelar pameran unjuk karya Proyek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) di bidang kuliner. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dari pembelajaran berbasis proyek sekaligus upaya untuk memperkuat jiwa wirausaha di kalangan peserta didik.
Dalam pameran tersebut, siswa menampilkan berbagai produk kuliner inovatif yang merupakan hasil pengembangan ide dan keterampilan mereka. Beberapa merek yang ditampilkan antara lain Daily Dough, Moodrink, dan Boxylicious. Produk-produk ini tidak hanya menonjolkan cita rasa yang lezat, tetapi juga memiliki konsep kemasan yang menarik, strategi pemasaran yang baik, serta nilai jual yang kompetitif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala KCD Wilayah XIII, perwakilan pelaku UMKM, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Cijulang. Keberadaan para tamu undangan menunjukkan dukungan terhadap penguatan pendidikan vokasi dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan sekolah menengah kejuruan.
Kepala SMKN 1 Cijulang, H. Rusdiharto, S.Pd., menjelaskan bahwa pameran unjuk karya ini merupakan implementasi dari pembelajaran Proyek Kreatif dan Kewirausahaan yang sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar memproduksi barang, tetapi juga memahami proses perencanaan usaha, kerja sama tim, hingga strategi pemasaran,” ujar Rusdiharto pada Senin, 29 Desember 2025.
Selama kegiatan berlangsung, para tamu tampak antusias mengunjungi setiap stan, mencicipi produk, serta berdialog langsung dengan siswa mengenai proses produksi dan konsep bisnis yang dikembangkan. Perwakilan UMKM juga memberikan apresiasi serta masukan sebagai bekal pengembangan usaha ke depan.
Mencetak Lulusan Kreatif dan Mandiri
Melalui pameran ini, SMKN 1 Cijulang menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang kreatif, inovatif, mandiri, dan siap bersaing di dunia usaha maupun industri. Sekolah ini berharap bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha muda dari lingkungan sekolah yang mampu berkontribusi bagi perekonomian daerah.
Beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam pameran ini adalah:
- Pengembangan Ide: Siswa diberi kesempatan untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang bisa diwujudkan dalam bentuk produk kuliner.
- Proses Produksi: Peserta didik belajar bagaimana mengelola proses produksi mulai dari bahan baku hingga penyiapan produk akhir.
- Strategi Pemasaran: Siswa juga diajarkan bagaimana merancang strategi pemasaran yang efektif agar produk mereka dapat diterima oleh pasar.
- Kerja Sama Tim: Kegiatan ini melibatkan kerja sama antar siswa, sehingga mereka belajar pentingnya koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan sebuah proyek.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Pameran ini juga menjadi ajang evaluasi bagi siswa dan guru dalam melihat potensi dan kekurangan dalam pengembangan produk. Dengan adanya masukan dari para pelaku UMKM, siswa dapat lebih memahami tantangan yang ada di dunia usaha nyata.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wadah bagi siswa untuk memperluas jaringan dan membangun hubungan dengan pelaku usaha di sekitar lingkungan sekolah. Hal ini sangat penting untuk memperkuat keterampilan dan kemandirian mereka di masa depan.

