Peran Pensiunan dalam Pembangunan Banten
Pensiunan di Provinsi Banten memiliki peran penting dalam membangun daerah, terutama dalam sektor pendidikan. Mereka menjadi contoh keteladanan yang mampu membawa perubahan positif dan berkontribusi besar bagi kemajuan Banten.
Salah satu bukti nyata dari perjuangan para pensiunan adalah slogan Jawara yang kini menjadi identitas Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Slogan ini mencerminkan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, wibawa, amanah, religius, dan akuntabel. Hal ini disampaikan oleh Rektor Untirta, Prof. Fatah Sulaiman, dalam acara perayaan HUT ke III sekaligus pengukuhan unit organisasi Pakar Pensiunan Indonesia (PPI) Untirta, di ruang Multimedia Kampus Untirta, Sindangsari, Kabupaten Serang, Senin 15 Desember 2025.
Fatah menjelaskan bahwa PPI Untirta telah menunjukkan keteladanan yang mirip dengan Sultan Ageng Tirtayasa, yaitu mampu membangun intelektual, ekonomi, budaya, serta berbagai aspek lainnya. Terutama dalam dunia pendidikan yang kini melekat di kampus Untirta dengan selalu mengedepankan kejujuran, adil, amanah, serta religius.
“Hormat saya kepada semua (pensiunan) yang telah berjasa dan berkontribusi besar dalam pembangunan Banten, khususnya pembangunan Untirta Jawara,” ujar Fatah setelah acara.
Dia juga memberikan semangat kepada seluruh pensiunan yang tergabung dalam PPI Banten untuk terus produktif dan berkarya dalam membangun pendidikan di Provinsi Banten.
“Tentu semangat itu harus tetap dijaga, semangat terus untuk berkarya walau sudah pensiun,” tambahnya.
Kepala Badan Kesejahteraan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, Novriyadi Purwansyah, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pensiunan atau purna tugas yang telah mengabdi di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten, dan membantu kemajuan daerah.
“Masa pensiun bukan akhir dari kontribusi, melainkan awal fase pengabdian yang lebih fleksibel lewat pengalaman dan pemikiran. Nilai manfaatnya relevan dan sangat bermanfaat untuk dibagikan serta diwariskan di masa depan,” katanya.
Pengembangan PPI di Provinsi Banten
Sementara itu, Ketua PPI Banten, Romli Ardie, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 30 provinsi di Indonesia yang telah membentuk PPI. Organisasi tersebut merupakan bagian dari hilirisasi khususnya di PPI. Di Provinsi Banten, saat ini baru terbentuk enam dari jumlah delapan kabupaten dan kota.
“PPI dimulai dari organisasi pusat, provinsi, kabupaten, kota, serta kecamatan yang fokus dalam pembangunan bangsa. Di Banten sudah enam PPI dari delapan kabupaten/kota. Kami juga turut membangun desa sebagai awal dari pembangunan Bangsa,” jelasnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN PPI, Hilman Nitiamidjaja, menuturkan bahwa pembentukan organisasi tersebut merupakan hal positif sebagai ajang kemitraan strategis, apalagi Untirta sebagai gudang pemikir.
“Saya kira PPI dan Untirta diharapkan menjadi wadah hasil-hasil riset yang bisa bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya.

