Bantuan dari UPZ Baznas Pemprov Banten Diberikan kepada Santri dan Pelaku UMKM
Gubernur Banten Andra Soni memberikan bantuan di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, kepada santri dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Penyerahan bantuan ini dilakukan di Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, pada Senin 15 Desember 2025.
Bantuan tersebut berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Pemerintah Provinsi Banten yang dikelola oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten. Andra Soni menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Ini dari UPZ Pemprov Banten yang dikelola oleh Kesra Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.
Pada hari yang sama, belasan pelaku UMKM menerima bantuan permodalan. Sebanyak 13 pedagang kecil, termasuk salah satunya pedagang gado-gado yang biasa berjualan di depan masjid, mendapatkan bantuan tersebut. Mereka bekerja mulai dari jam setengah enam pagi hingga jam tiga sore.
“Ada 13 pedagang kecil seperti ibu ini, yang mulai bekerja sejak jam setengah enam pagi sampai jam tiga sore. Pedagang gado-gado yang setiap hari berjualan di depan masjid,” tambahnya.
Sementara itu, bantuan kesehatan diberikan kepada seorang santri yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Bantuan ini digunakan untuk melunasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang sebelumnya menghambat proses perawatan akibat keterbatasan ekonomi.
“Ada juga yang BPJS-nya terkendala sehingga sulit saat masuk rumah sakit. Nah, ini dibayarkan. Yang sakit adalah seorang santri dan saat ini menderita DBD,” jelas Andra Soni.
Ia berharap bantuan permodalan bagi UMKM dapat membantu pengembangan usaha, sedangkan bantuan pendidikan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar.
“Ini adalah bentuk upaya kita agar ibu-ibu ini bisa lebih maksimal dalam berusaha. Kita doakan mudah-mudahan saudara-saudara kita yang dibantu ini bisa lebih mandiri ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andra Soni menyampaikan bahwa bantuan dari UPZ Baznas Pemprov Banten tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan, pendidikan, dan UMKM, tetapi juga mencakup program pembangunan rumah layak huni.
“Bukan hanya ini. Ada juga program bedah rumah serta berbagai permasalahan masyarakat yang disampaikan kepada kami, kemudian diteruskan ke UPZ. Kita saling bergotong royong dan saling membantu,” pungkasnya.
Jenis Bantuan yang Diberikan
-
Bantuan Permodalan untuk UMKM
Bantuan ini diberikan kepada pelaku UMKM sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha mereka. Dalam penyerahan kali ini, sebanyak 13 pelaku UMKM menerima bantuan permodalan, termasuk pedagang gado-gado yang biasa berjualan di depan masjid. -
Bantuan Kesehatan
Seorang santri yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit menerima bantuan untuk melunasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan. Hal ini bertujuan untuk memastikan proses perawatan berjalan lancar tanpa hambatan finansial. -
Bantuan Pendidikan
Bantuan pendidikan diberikan sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan semangat belajar para santri. Diharapkan bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengejar ilmu. -
Program Pembangunan Rumah Layak Huni
Selain bantuan di bidang kesehatan dan pendidikan, UPZ Baznas Pemprov Banten juga menyediakan program bedah rumah. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Keberlanjutan Bantuan
Andra Soni menekankan pentingnya keberlanjutan bantuan yang diberikan. Ia berharap masyarakat yang menerima bantuan dapat memanfaatkannya dengan baik dan menjadi lebih mandiri. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk saling membantu satu sama lain.
Bantuan yang diberikan kepada santri dan pelaku UMKM menunjukkan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Para pelaku UMKM yang menerima bantuan tampak senang dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan.

