Antisipasi Bencana, Personel SAR Ditsamapta Polda Banten Siaga di Pandeglang dan Lebak

Antisipasi Bencana, Personel SAR Ditsamapta Polda Banten Siaga di Pandeglang dan Lebak

Peningkatan Kesiapsiagaan Personel SAR di Wilayah Banten

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten kembali memperkuat kesiapan personel dan peralatan dalam rangka menghadapi potensi bencana alam. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa tim SAR dapat bertindak cepat dan efektif jika terjadi bencana, baik itu gempa bumi, banjir, maupun longsor.

Kegiatan peningkatan kesiapsiagaan ini dilakukan di dua lokasi utama, yaitu Mapolsek Labuan, Kabupaten Pandeglang, dan Mapolsek Cipanas, Kabupaten Lebak. Dalam pelaksanaannya, sebanyak 10 personel terlibat, masing-masing lima orang dari wilayah hukum Polres Pandeglang dan lima orang dari wilayah hukum Polres Lebak. Keterlibatan personel ini menunjukkan komitmen Polda Banten dalam menjaga keselamatan masyarakat di daerah yang berpotensi mengalami bencana.

Pengecekan Menyeluruh Terhadap Perlengkapan SAR

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan apel kesiapsiagaan sekaligus pemeriksaan menyeluruh terhadap peralatan dan perlengkapan SAR yang dimiliki oleh Ditsamapta Polda Banten. Proses pengecekan ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain:

  • Perlengkapan evakuasi – Termasuk alat-alat seperti selimut darurat, tali pengangkat, serta perahu karet yang digunakan dalam operasi penyelamatan.
  • Peralatan keselamatan – Seperti helm, rompi pelindung, dan alat pernapasan yang diperlukan saat melakukan operasi di area berbahaya.
  • Alat komunikasi – Seperti radio komunikasi dan perangkat telepon genggam yang digunakan untuk koordinasi antar tim.
  • Kendaraan operasional – Termasuk mobil dinas dan kendaraan khusus yang siap digunakan dalam proses evakuasi atau penanganan bencana.

Tujuan Kegiatan Siaga SAR

Direktur Samapta Polda Banten, Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memastikan kesiapan personel dan peralatan SAR. Ia menekankan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa tim SAR dapat bekerja secara cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam situasi darurat.

“Kegiatan siaga SAR ini bertujuan untuk memastikan personel dan perlengkapan SAR Ditsamapta Polda Banten selalu siap digunakan apabila terjadi bencana alam, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dengan kesiapan yang optimal, Ditsamapta Polda Banten berharap dapat memberikan respons awal yang efektif dalam penanggulangan bencana serta mendukung upaya penyelamatan masyarakat yang terdampak.

Pemantapan Posko Siaga SAR

Selain pengecekan peralatan, dalam kegiatan ini juga telah didirikan posko siaga SAR Ditsamapta Polda Banten. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi dalam menghadapi bencana alam, serta tempat untuk melacak perkembangan situasi di wilayah rawan bencana.

Personel dan peralatan SAR juga telah disiagakan di wilayah hukum Polres Pandeglang dan Polres Lebak. Hal ini memastikan bahwa setiap wilayah memiliki sumber daya yang siap bergerak kapan saja, sesuai kebutuhan.

Kesiapan Penuh untuk Menghadapi Bencana

Menurut Kombes Pol Kukuh, personel dan peralatan Ditsamapta Polda Banten saat ini dalam kondisi siaga penuh. Mereka siap digerakkan kapan saja untuk membantu penanganan bencana di wilayah hukum Polda Banten.

“Personel dan peralatan Ditsamapta Polda Banten saat ini dalam kondisi siaga penuh dan siap digerakkan kapan saja untuk membantu penanganan bencana di wilayah hukum Polda Banten,” pungkasnya.


Related posts