Pelaku UMKM Kota Cilegon Dipertemukan dengan Industri
BANTENMEDIA – Acara Business Matching yang digelar oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kota Cilegon berlangsung di Ballroom Hotel The Royale Krakatau, pada Kamis (13/11/2025). Acara ini bertujuan untuk mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan industri atau perusahaan besar yang ada di kota “Baja” tersebut.
Sebanyak sekitar 50 pelaku UMKM yang telah dibina oleh DiskopUKM Kota Cilegon berkesempatan untuk bertemu langsung dengan pihak industri. Hal ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas UMKM agar dapat lebih mudah masuk ke pasar yang lebih luas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin, menjelaskan bahwa dari total sekitar 300 pelaku UMKM yang diajukan, hanya 50 yang terpilih untuk mengikuti acara Business Matching ini. Tujuannya adalah agar UMKM dapat melakukan kerja sama dengan industri atau perusahaan besar di kota ini.
“Ini ada sekira 300 pelaku UMKM yang kita saring menjadi 50, untuk bertemu dengan pelaku industri atau perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Cilegon. Agar UMKM ini bisa masuk industri,” ujar Maman Mauludin kepada awak media setelah membuka acara tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau DiskopUKM Kota Cilegon, Didin S Maulana, menambahkan bahwa mayoritas dari 50 pelaku UMKM yang dipertemukan dengan industri berasal dari sektor kuliner. Ia menegaskan bahwa para pelaku UMKM ini telah diberikan pembinaan yang cukup baik oleh DiskopUKM agar mampu bersaing dan masuk ke sektor industri.
“Kita ingin UMKM makin naik kelas, mereka kita latih berjenjang, kewirausahaannya, pasarnya, managemennya, keuangannya,” jelas Didin kepada wartawan.
Selain itu, Didin menyebutkan bahwa pelaku UMKM yang terpilih juga mendapatkan pelatihan terkait produksi dan pengemasan. Setelah melalui proses pelatihan tersebut, mereka diberikan sertifikat kelayakan usahanya. Dengan demikian, para pelaku UMKM ini dianggap sudah siap untuk dipertemukan dengan industri.
Langkah Strategis untuk Peningkatan UMKM
Pertemuan antara pelaku UMKM dan industri ini merupakan bagian dari strategi pemerintah kota dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan adanya kolaborasi antara UMKM dan perusahaan besar, diharapkan akan tercipta sinergi yang saling menguntungkan.
Dalam acara tersebut, para pelaku UMKM juga diberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada perusahaan yang hadir. Hal ini menjadi momen penting bagi UMKM untuk membangun jaringan dan mencari peluang kerja sama yang lebih luas.
Beberapa perusahaan besar di Kota Cilegon turut serta dalam acara ini, seperti perusahaan manufaktur, ritel, dan sektor jasa. Mereka menunjukkan minat untuk bekerja sama dengan UMKM yang telah memiliki kualitas dan potensi yang baik.
Tantangan dan Harapan untuk UMKM
Meski telah dilakukan berbagai pembinaan dan pelatihan, masih ada tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM. Terutama dalam hal akses pasar dan modal. Namun, dengan adanya program seperti Business Matching ini, diharapkan dapat membantu UMKM untuk lebih mudah memasuki pasar yang lebih besar.
Didin juga menekankan pentingnya komitmen dari pemerintah dan pelaku industri dalam mendukung perkembangan UMKM. Dengan dukungan yang kuat, UMKM di Kota Cilegon diharapkan dapat tumbuh menjadi pelaku usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

