BANTENMEDIA – Panitia Pemilihan (Pansel) telah menentukan 4 kandidat yang akan menjadi Direktur Operasional dan Kepatuhan BPRS Cilegon Mandiri.
Anggota Panitia Seleksi, Syaeful Bahri menyatakan, empat calon direksi operasional dan kepatuhan ditentukan berdasarkan hasil rapat pleno yang diadakan di Kantor BPRS Cilegon Mandiri, Kamis (23/10/2025).
Empat kandidat, dua di antaranya berasal dari seleksi terbuka gelombang pertama dan dua lainnya dari seleksi gelombang kedua.
“Di gelombang pertama ada dua orang, dan sekarang ini juga 2 orang. Jadi jumlahnya 4,” ujar Saeful.
Syaeful menyampaikan, dua kandidat direksi operasional dan kepatuhan BPRS Cilegon Mandiri dari seleksi terbuka gelombang pertama adalah Yusuf Rahman dan Rendra Anggara.
Sementara dua kandidat direktur operasional dan kepatuhan dari seleksi terbuka gelombang kedua adalah Gema Lugas Listanto dan Ranggalawe.
Penetapan empat kandidat direksi operasional dan kepatuhan BPRS Cilegon Mandiri, menurut Syaeful, telah melalui proses seleksi yang baik berdasarkan hasil uji kompetensi dan keahlian (UKK) serta mempertimbangkan catatan rekam jejak dari Badan Intelejen Negara (BIN).
“Jadi kami mengumumkan hasil UKK dan juga mempertimbangkan catatan BIN. Kita mengumumkan tiga kandidat kemarin, dua orang yang lulus (gelombang pertama). Nah pleno terakhir, itu menetapkan total calon direktur ada 4 orang,” katanya.
Empat nama kandidat direktur operasional dan kepatuhan tersebut, menurut Syaeful, akan disampaikan kepada Wali Kota Cilegon Robinsar. Selanjutnya, Wali Kota akan melakukan wawancara dan menentukan direktur operasional serta kepatuhan BPRS Cilegon Mandiri yang terpilih.
“Empat orang akan menjadi yang terakhir diwawancarai oleh Wali Kota. Pada siang hari Senin kami akan melaporkan hasil ini. Jika Pak Wali Kota siap, kami akan memberi tahu kepada calon untuk diwawancarai oleh Wali Kota,” katanya.

