8 Kali Kehilangan Bola! Apakah Dimov Harus Digantikan Lelis untuk Perkuat Pertahanan Persebaya Hadapi Persita?

8 Kali Kehilangan Bola! Apakah Dimov Harus Digantikan Lelis untuk Perkuat Pertahanan Persebaya Hadapi Persita?

BANTENMEDIA – Delapan kali kehilangan bola menjadi catatan buruk Dime Dimov dalam laga pembuka Persebaya Surabaya musim ini. Kinerja tersebut langsung memicu pertanyaan, apakah saatnya posisi bek asal Bulgaria itu digantikan oleh pemain baru, Leo Lelis.

Persebaya Surabaya memulai perjalanan di Super League 2025/2026 dengan hasil yang tidak memuaskan.

Read More

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (8/8/2025), Green Force harus mengakui kemenangan PSIM Yogyakarta dengan skor 0-1.

Meskipun publik GBT berharap debut musim ini dimulai dengan kemenangan sebagai bekal positif, kesalahan kecil dan kurangnya dominasi bola di lini belakang menjadi salah satu penyebab tim tidak mampu meraih poin.

Fokus tajam tertuju pada Dime Dimov yang tampil penuh selama 90 menit. Informasi dari Sofascore menunjukkan, ia kehilangan kontrol bola sebanyak delapan kali dalam satu pertandingan.

Di tengah kompetisi yang ketat seperti Super League, angka kehilangan bola sebanyak itu memang sangat berisiko. Setiap kehilangan bola di wilayah pertahanan bisa langsung dimanfaatkan oleh lawan untuk menghasilkan peluang yang membahayakan.

Data Dime Dimov menunjukkan kontribusi dalam berbagai bidang. Ia melakukan 3 kali pembersihan, 1 intersepsi, serta mencatatkan tingkat keakuratan umpan sebesar 83 persen dari 54 percobaan.

Namun, catatan pertandingan duel masih belum meyakinkan. Dari 2 duel di lapangan hijau yang dilakukan, hanya 1 yang berhasil dimenangkan, sedangkan dari 4 duel udara, 2 di antaranya berhasil dimenangkan.

Bagi pelatih Eduardo Perez, data tersebut tentu menjadi bahan evaluasi yang serius. Terlebih Persebaya Surabaya membutuhkan lini pertahanan yang kuat dalam menghadapi kompetisi yang panjang.

Kehadiran Leo Lelis sebenarnya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Bek asal Brasil itu baru bergabung dengan tim beberapa hari sebelum pertandingan melawan PSIM.

Eduardo Perez mengungkapkan, Lelis tiba hanya dua atau tiga hari sebelum pertandingan dan mulai berlatih bersama tim. Kondisi fisik yang belum optimal menyebabkannya tidak masuk dalam daftar pemain.

“Leo tiba dua hari yang lalu atau tiga hari yang lalu, dan sekarang dia mulai berlatih bersama tim. Satu pemain lainnya datang di tengah persiapan dan tentu saja membutuhkan penyesuaian dengan tim serta dalam kondisi terbaiknya,” kata Eduardo Perez dilansir dari kanal YouTube resmi Persebaya Surabaya, Senin (11/8/2025).

Pelatih asal Spanyol tersebut enggan mengambil risiko dengan memaksa pemain yang belum sepenuhnya siap bermain. Terlebih lagi, pertandingan pembuka musim ini memerlukan ritme cepat sejak menit awal.

Namun, Perez belum menentukan apakah Lelis akan dimainkan dalam pertandingan kedua melawan Persita Tangerang, Sabtu (16/8/2025) di Indomilk Arena.

Semua tergantung pada perubahan kondisi fisiknya selama latihan minggu ini.

Masyarakat pasti berharap Lelis segera menyesuaikan diri dan masuk ke dalam skuad utama. Dengan postur yang ideal dan pengalaman bermain di berbagai klub, ia memiliki potensi menjadi benteng kuat di lini pertahanan Green Force.

Kondisi ini memperburuk persaingan di lini belakang Persebaya Surabaya. Dimov perlu menunjukkan kemampuannya agar bisa mempertahankan posisinya sebagai pemain inti.

Kesalahan yang sering terjadi seperti kehilangan bola di area sendiri tidak boleh terulang. Di sepak bola saat ini, bek diharapkan tidak hanya tangguh dalam bertahan, tetapi juga teliti dalam menguasai bola.

Lelis memiliki kesempatan istimewa untuk menunjukkan kemampuannya jika diberikan waktu bermain. Jika mampu tampil konsisten dalam pertandingan pertamanya, ia bisa langsung memikat hati pelatih dan para penggemar.

Sementara itu, bagi Dimov, kritik ini perlu dijadikan pemicu semangat. Kekalahan dalam satu pertandingan tidak berarti akhir dari segalanya, tetapi tanggapannya dalam pertandingan selanjutnya yang akan menentukan arahnya.

Eduardo Perez juga mengakui banyak tugas yang harus dikerjakan. Persebaya Surabaya perlu meningkatkan fokus, koordinasi lini belakang, serta efisiensi dalam beralih dari bertahan ke serangan.

Kekalahan dalam pertandingan pembuka seharusnya menjadi pemicu untuk bangkit. Kompetisi masih panjang, dan kesempatan untuk pulih selalu tersedia.

Namun, penilaian terhadap kinerja seseorang tetap perlu dilakukan. Terlebih jika data menunjukkan kelemahan yang dapat dimanfaatkan oleh lawan.

Penggemar mulai mengeluarkan pendapat di media sosial. Banyak orang menyarankan agar Lelis diberi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya lebih cepat.

Mereka menilai, delapan kali kehilangan penguasaan bola oleh seorang bek dalam pertandingan ketat Liga Super bukan angka yang bisa diterima. Satu kesalahan saja dapat merusak hasil akhir pertandingan.

Sekarang, keputusan berada di tangan Eduardo Perez. Apakah akan tetap memberikan kepercayaan kepada Dimov atau langsung memberikan kesempatan pertama kepada Lelis.

Jelas, pertandingan melawan Persita Tangerang akan menjadi tantangan berarti bagi lini pertahanan Persebaya Surabaya. Perubahan susunan pemain bisa menjadi tindakan strategis untuk memastikan tiga poin pertama musim ini.

Jika Lelis akhirnya tampil, ia akan membawa harapan besar dari para Bonek dan manajemen klub. Semua berharap kehadirannya benar-benar memperkuat lini pertahanan Green Force.

Persebaya Surabaya tidak boleh lagi mengalami kekalahan karena kesalahan mendasar. Setiap pertandingan menjadi peluang untuk memperbaiki diri dan menunjukkan bahwa tim ini pantas bersaing di papan atas.

Musim ini masih berlangsung lama, tetapi setiap poin sangat penting. Mengurangi kesalahan individu akan menjadi kunci agar Green Force tetap berada di jalur juara.

Related posts