Tim nasional Indonesia akan berhadapan dengan Australia serta Bahrain di hari pertandingan FIFA bulan Maret tahun 2025.
Pertandingan perdana tim nasional Indonesia akan berhadapan dengan Australia pada tanggal 20 Maret 2025.
Lomba tersebut akan diselenggarakan di Stadion Sydney Football Stadium, Sydney, Australia.
Ini adalah pertandingan berlanjut pada Ronde Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di zona Asia.
Bila dilihat dari peringkat FIFA, Australia secara jelas memiliki keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan tim nasional Indonesia dalam hal memperoleh kemenangan.
Tim nasional sepak bola Indonesia saat ini berada di peringkat ke-127.
Sebaliknya, Australia menduduki posisi ke-26 di antara negara-negara lain.
Namun demikian, tim nasional Indonesia tetap menyimpan semangat positif.
Pemain tim nasional Indonesia, Thom Haye, bahkan berani menargetkan kemenangan melawan Australia.
Bukan hanya di Australia, Thom Haye juga bertujuan untuk meraih kemenangan saat menghadapi Bahrain.
Pertandingan sepak bola antara tim nasional Indonesia melawan Bahrain direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang ada di Jakarta, tanggal 25 Maret 2025.
Setiap pertandingan kami mainkan dengan tujuan untuk meraih kemenangan.
“Kami tidak akan menuju Australia hanya untuk mendapatkan hasil seri. Kami bertujuan untuk meraih kemenangan,” ujar Haye dalam kanal YouTube-nya yang berjudul The Haye Way.
Pada pertandingan di kandang menghadapi Bahrain, tujuan kita adalah meraih kemenangan.
“Oleh karena itu, berapakah skor maksimal yang dapat dicapainya? Targetnya adalah enam. Terus begitu seterusnya. Di tiap laga Anda harus bertujuan untuk memenangkan permainan,” jelas Thom Haye.
Pada sisi lain, tim nasional Vietnam berencana melakukan pertandingan persahabatan melawan Kamboja di hari pertandingan FIFA bulan Maret tahun 2025.
Pertandingan tersebut direncanakan berlangsung di Stadion Binh Duong, Vietnam pada hari Rabu (19/3/2025).
Peluang besar ada di pihak tim nasional Vietnam untuk dapat menumbangkan Kamboja.
Itu tidak lepas dari perbedaan jarak yang cukup besar dalam peringkat FIFA antar keduanya.
Tim nasional sepak bola Vietnam saat ini berada di peringkat 114, sementara itu Kamboja menduduki posisi ke-180.
Namun, sang pelatih Vietnam, Kim Sang-sik tegas menyatakan tidak ingin mengabaikan Kamboja.
Takut yang dialami Kim Sang-sik muncul karena kebijakan Kamboja untuk mengnaturalisasikan sejumlah besar pemain.
Berikut informasinya, Kamboja baru-baru ini telah naturalisasi lima pemain baru.
Berikut adalah detailnya: Kan Mo (berasal dari Afrika Selatan), Yudai Ogawa, Takaki Ose (kedua berasal dari Jepang), Andres Nieto (dari Kolombia), dan Abdel Kader Coulibaly (dari Pantai Gading).
Tim Kamboja belum masuk ke jajaran teratas dalam peringkat FIFA.
Tetapi, skuad tersebut mempunyai cukup banyak pemain yang telah diaturalisir. Bola sepak di ASEAN berkembang dengan pesat tiap harinya dan kekuatan mereka terus meningkat.
“Pada edisi terbaru Piala AFF, tim Kamboja cukup sulit dikalahkan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam laga esok hari,” ungkap Kim Sang-sik seperti yang dilaporkan Soha.






