Profil Lieng-Seng Wee: Dari CEO Dragonfly hingga Managing Director di Danantara

Profil Lieng-Seng Wee: Dari CEO Dragonfly hingga Managing Director di Danantara





,


Jakarta




Chief Executive Officer


(CEO) atau Direktur Utama Perusahaan Pemegang Aset Investasi Daya Anak Bangsa Nusantara (PPAI-DayaN)
Danantara
Rosan Perkasa Roeslani menunjuk Lieng-Seng Wee sebagai Direktur Utama untuk Bagian Risiko dan Keberlanjutan. Pengangkatan ini diinformasikan di Jakarta pada hari Senin, tanggal 24 Maret 2025.


Maka, bagaimana ciri khas Lieng-Seng Wee? Inilah penjabarannya.


Profil Lieng-Seng Wee


Berdasarkan profil LinkedIn-nya, Lieng-Seng Wee adalah seorang profesional yang berperan sebagai bankir, konsultan strategis, pakar dalam bidang manajemen risiko, direksi, pengajar di universitas, serta penasehat untuk start-up perusahaan.


startup


Dia telah mengumpulkan lebih dari dua dekade pengalaman profesi bersama beberapa perusahaan serta ikut terlibat dalam kemitraan-kemitraan konsultatif yang lain.


Lieng-Seng Wee melanjutkan studi lanjarnya di National University of Singapore (NUS), tempat dia lulus dengan gelar Sarjana dalam Administrasi Bisnis. Selain itu, ia juga memperoleh gelar Magister Administrasi Bisnis (MBA) dari Sekolah Wharton yang berlokasi di AS, serta menyandang sertifikat dari Harvard Business School.


Lieng-Seng Wee memulai karirnya di sektor perbankan korporat melalui BNP Paribas dari tahun 1981 hingga 1984. Selanjutnya, ia bergabung dengan Booz Allen Hamilton sebagai Senior Associate antara tahun 1985 sampai 1990. Pada periode berikutnya, yaitu dari tahun 1990 hingga 1998, beliau menjabat sebagai Direktur Utama Manajemen Risiko Global di Bankers Trust atau Deutsche Bank. Terakhir, pada rentang waktu 1998-1999, Lieng-Seng aktif sebagai mitra dalam layanan penasehat risiko pasar modal.


Di samping itu, ia pernah dipercaya sebagai Partner and Head Global Risk Management Practice Capco dari tahun 1999 hingga 2000, menjadi Direktur Dewan di Asia Now Resources Corp antara tahun 2010 sampai 2011, mengajar sebagai Associate Professor di Singapore Management University (SMU) sejak 2004 hingga 2015, memberikan pengajaran di Peking University pada periode 2013-2015, serta berperan sebagai Associate Professor di Columbia University mulai tahun 2018 hingga 2019.


Selain itu, Lieng-Seng Wee saat ini tetap menempati berbagai posisi penting, antara lain sebagai Senior Fellow di Sekolah Wharton mulai tahun 2013; anggota Dewan Penasehat Fakultas Bisnis NUS sejak 2021; komite investor dari Mapletree US Logistics Private Trust (Muslog) sejak 2021; direktur dewan – ketua komite nominasi dan remunerasi – anggota komite audit dan risiko grup GuocoLand sejak 2021; serta direktur dewan – ketua komite investasi – anggota komite audit – anggota komite dampak private infrastructure development group (pidg) sejak 2023.


Bisnis Lieng-Seng Wee


Lieng-Seng Wee dan Judy Lee mendirikan sebuah firma konsultansi yang disebut
Dragonfly
Pada tahun 2000, LLC beroperasi dari markas utamanya di New York, Amerika Serikat. Mereka menawarkan layanan seperti konsultansi strategis, pengelolaan risiko, serta analisis dan pemodelan investasi.


Pelanggan Dragonfly mencakup institusi keuangan, perusahaan, dan sektor publik. Perusahaan ini menyediakan jasa konsultasi untuk berbagai entitas seperti bank investasi internasional, bank lokal, broker saham, pasar komoditi, bursa efek, dana pensiun, pengelola aset, hedge fund, kelompok bisnis terkait, bank sentral, penyedia asuransi, sampai dengan otorita yang mengatur program pensiun.


Lieng-Seng Wee bukan hanya berperan sebagai pendirinya saja, namun saat ini juga mengemban tugas sebagai CEO di Dragonfly. Sedangkan Judy Lee menempati jabatan Direktur Eksekutif yang telah memiliki lebih dari 13 tahun pengalaman kerja bersama Bankers Trust, Capital Market Risk Advisors, serta The Capital Markets Company.

Related posts