Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan menghadiri peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (
KEK
Industropolis Batang, Jawa Tengah pada hari Kamis (20/3) saat ini. KEK Industropolis Batang adalah perubahan dari Kawasan Industri Terpadu Batang yang dulunya dikenal sebagai KITB.
Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media dari Sekretariat Presiden, menyebut bahwa pemerintah bertujuan mencapai nilai investasi sebesar Rp 75,8 triliun pada KEK Industropolis Batang selama periode lima tahun mendatang.
Sasaran jumlah keseluruhan pekerja yang dibutuhkan mencapai 58.145 orang. Aktivitas perusahaan meliputi sektor manufaktur, logistik, serta distribusi.
“Tujuan perombakan KITB menjadi KEK adalah untuk menggenjot pertumbuhan investasi yang signifikan,” ujar Yusuf dalam rilis pers pada hari Rabu (19/3).
Sebelumnya, KITB diresmikan melalui Peraturan Presiden No. 106 Tahun 2022 yang berfokus pada percepatan investasi dengan mengembangkan industri terpadu di Batang.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sempat menyebutkan bahwa agenda perjalanan dinas ke Batang mendatang akan menjadi kelanjutan dari pembicaraan yang terjadi antara Prabowo dengan Presiden Xi Jinping pada tanggal 9 November 2024 silam.
“Ada juga kerjasama
Two Countries Twin Parks
“, kerja sama antara Indonesia dan Fujian untuk mendukung investasi sektor industri di Batang,” ujar Airlangga di Istana Merdeka Jakarta pada hari Selasa (18/3).
Area industri tersebut direncanakan untuk menampung sekitar 1.000 mikro, kecil, dan menengah (MKM) dengan total nilai investasi mencapai Rp 16 triliun.






