Bintang Liga Inggris Diterima Sebagai Pahlawan Sebelum Debutnya di Tim Peringkat 185 Dunia

Bintang Liga Inggris Diterima Sebagai Pahlawan Sebelum Debutnya di Tim Peringkat 185 Dunia


Gelandang Leicester City, Hamza Choudhury, diterima dengan pujian layaknya seorang pahlwan oleh para pendukung ketika sampai di Bangladesh.

Pemain yang sedang dipinjamkan ke Sheffield United tersebut baru saja menerima pemanggilan tim nasional senior untuk kali pertama.

Choudhury memutuskan untuk bergabung dengan Timnas Bangladesh usai meraih 7 penampilan untuk tim U-21 Inggris.

Dia secara resmi mengubah kewarganegaraannya dari Britania Raya menjadi negara tempat ibunya lahir bulan Desember yang lalu.

Choudhury pun berhak mewakili Timnas Grenada lewat latar belakang ayahnya.

Akan tetapi, dia memutuskan untuk mendefendasikan negara Asia Selatan tersebut yang menempati urutan ke-185 di dunia.

Choudhury merupakan satu-satunya atlet yang berasal dari luar negara terpilih untuk tim nasional Bangladesh.

Dia bisa membuat penampilan perdananya dalam pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027 menghadapi India pada tanggal 25 Maret.

Gelandang tersebut mendarat di Bandara Internasional Sylhet Osmani, Bangladesh, pada hari Senin (17/3/2025).

Ketika mendarat di Bangladesh, Chouldhury diberkahi dengan sambutan yang hangat dan penuh semangat seperti seorang pahlwan oleh para pendukungnya.

Penggemar-penggemarnya dengan antusias menghadiri acara tersebut untuk menyambut Choudhury dan berkerumun di sekitar mobil yang memuat siatua.

Sejak dia diundang untuk bergabung dengan tim nasional, semua orang di Bangladesh sudah tak bisa tunggu-tunggu kembalinya dirinya.

Choudhury meresponsnya dengan datang ke sunroof untuk menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutannya yang hangat itu.


Dari bandaranya, dia bakal menuju kampung halamannya yang berada di desa Snanghat dalam distrik Bahubal Upazila Habiganj.

Kehadirannya sudah mengundang pesta meriah di seantero distrik, lebih-lebih lagi di desanya sendiri.

Berdasarkan Bdnews24.com, desa asal Choudhury dipenuhi dengan spanduk dan gerbang bertuliskan pesan selamat.

Walaupun dipadati dengan euforia, keamanan masih jadi prioritas karena Choudhury didampingi istrinya, tiga buah hatinya, serta sang ibu.

Bapaknya, Dewan Morshed Choudhury, sudah datang ke Bangladesh terlebih dahulu guna menyiapkan kembalinya dia.

Choudhury senantiasa memelihara hubungan emosi yang erat dengan Bangladesh.

Bapaknya mendukung dia agar bergabung dengan tim nasional, dan sekarang, impiannya ini akan terwujud.

Walaupun dia telah berkunjung ke desa kelahirannya sebelumnya, ini adalah kali pertama baginya setelah hampir 11 tahun terpisah.

Dalam wawancara dengan The Athletic, Choudhury menyatakan bahwa dia sudah mempersiapkan pindah kewarganegaraan.

“Perencanaannya sudah berlangsung selama beberapa tahun,” ungkap sang kolektor dengan 57 tampilan di Liga Inggris tersebut.

Perwakilan Inggris untuk tim junior adalah posisi yang kini saya pegang, namun dengan berkembangnya jalur karier saya, pada akhirnya saya mengerti bahwa hal tersebut tidak sesuai untuk diri saya.

Selalu terpikirkan oleh saya adalah keinginan untuk menjadi perwakilan Bangladesh, dan bahkan lebih dari itu, perwakilan bagi rakyatnya.

Hubungan saya dengan para pendukung di Bangladesh sungguh luar biasa.

Pesan-pesan harian yang saya terima selalu menginformasikan kepada saya bahwa ada keinginan bagi saya untuk hadir dan berpartisipasi dalam permainannya.

“Saya pun berpikir bahwa ini merupakan suatu hal yang ingin saya lakukan guna mengenalkan Bangladesh lebih jauh ke dalam dunia sepak bola,” lanjutnya.

Related posts