KUALA LUMPUR — Program Edutrip Cyber University yang berlangsung dari 9 hingga 12 Februari 2026, salah satu aktivitasnya adalah kunjungan industri ke PT VAST Johor, Malaysia, pada hari kedua, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk mengenal praktik dunia usaha dan industri secara nyata. Pada kesempatan tersebut, peserta mengamati berbagai lini bisnis yang dijalankan oleh PT VAST Johor Malaysia.
Perusahaan ini bergerak di beberapa bidang, antara lain pendidikan pra sekolah, pertanian dan agrotourism, pengolahan limbah industri melalui Vast Envolve, serta layanan perjalanan umrah dan haji yang dijalankan melalui Vast Travel. Setiap divisi memiliki peran khusus dalam menjalankan operasional perusahaan.
Dosen Program Studi Digital Entrepreneur (Kewirausahaan) Cyber University, Rini Martiwi, menjelaskan bahwa salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah meninjau proses pengolahan limbah industri menjadi minyak mentah yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan industri, seperti oli mesin dan produk turunan lainnya. Proses ini memperlihatkan penerapan konsep keberlanjutan dan efisiensi dalam pengelolaan limbah. Ia menyatakan, kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik bisnis lintas sektor.
“Melalui kegiatan edutrip ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga memahami secara langsung bagaimana proses bisnis dan pengelolaan industri berjalan di lapangan,” ujarnya di Johor, Selasa (10/2/2026).
Rini menambahkan bahwa struktur organisasi PT VAST yang memiliki berbagai divisi membuka peluang bagi lulusan dari beragam program studi. “PT VAST memiliki beberapa divisi dalam struktur organisasinya, sehingga memungkinkan untuk menerima lulusan dari berbagai program studi sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi,” katanya.
Selain itu, ia menyebut bahwa Cyber University dengan Company Learning Program (CLP) 3+1 membuka jejaring internasional bagi mahasiswanya. Nantinya, mahasiswa bisa disalurkan magang di perusahaan internasional, salah satunya PT VAST di Malaysia. “Momen ini penting karena lewat CLP 3+1, nanti mahasiswa Cyber University bisa disalurkan magang di PT VAST lewat kerja sama institusi. Di Cyber University yang terkenal sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia ini, mahasiswanya kuliah 3 tahun dan 1 tahun magang di perusahaan mitra kampus,” ujarnya.
Melalui kunjungan industri ini, Cyber University berharap mahasiswa juga memperoleh pemahaman komprehensif mengenai integrasi teori dan praktik bisnis. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang. Dengan adanya program seperti ini, mahasiswa akan lebih siap menghadapi dunia kerja yang dinamis dan penuh tantangan.
Beberapa manfaat tambahan dari kunjungan ini adalah memberikan wawasan tentang inovasi bisnis, strategi pengelolaan sumber daya, serta pentingnya kolaborasi antar divisi dalam sebuah perusahaan. Semua hal tersebut akan membantu mahasiswa dalam merancang rencana karier mereka setelah lulus. Dengan pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari pengalaman nyata yang bisa diterapkan dalam dunia kerja.






