Tiongkok Perkenalkan GrowHR, Robot yang Bisa ‘Tumbuh’ Seperti Manusia

Tiongkok Perkenalkan GrowHR, Robot yang Bisa ‘Tumbuh’ Seperti Manusia

Inovasi Robotik Tiongkok yang Mengubah Dunia Robot Humanoid

Tiongkok kembali menunjukkan keunggulannya dalam pengembangan teknologi robotik dengan meluncurkan sebuah inovasi baru yang bernama GrowHR. Robot ini memiliki kemampuan unik, yaitu dapat mengubah ukuran tubuhnya sesuai kebutuhan, baik menyusut maupun memanjang. Kemampuan ini membuat GrowHR meniru karakteristik pertumbuhan struktur manusia.

Dalam dunia robotika, dominasi Amerika Serikat selama ini terlihat kuat melalui produk seperti robot humanoid Optimus dari Tesla dan robot berkemampuan dinamis dari Boston Dynamics. Namun, GrowHR mengambil pendekatan berbeda dengan struktur tubuh lunak yang fleksibel dan adaptif. Menurut para peneliti, pendekatan ini lebih aman serta lebih serbaguna dalam situasi kompleks.

GrowHR mampu mengubah ukuran tubuhnya secara drastis, menyusut hingga 36 persen dari tinggi aslinya dan 61 persen dari lebar awalnya untuk merayap melalui ruang sempit. Robot ini memiliki tinggi sekitar 1,36 meter tetapi bobotnya sangat ringan, hanya kurang dari 4,5 kilogram, sehingga dapat mengapung bahkan berjalan di atas permukaan air.

Para peneliti di Southern University of Science and Technology (SUSTech) yang memimpin proyek ini menjadikan struktur biologis manusia sebagai inspirasi utama desain robot tersebut. Dalam penjelasan yang diberikan oleh salah satu anggota tim peneliti, Wang Ting, PhD, “GrowHR menjaga stabilitas dan keseimbangan melalui pengendalian aktif serta penambahan penghubung teleskopik berbahan serat karbon.”

Desain lunak GrowHR memungkinkan robot tersebut beradaptasi dengan lingkungan yang lebih dinamis dan risiko kecelakaan yang lebih tinggi dibandingkan robot berbasis rangka logam yang kaku. Dalam penjelasan yang dipublikasikan di Tech360.tv, para peneliti menegaskan bahwa “GrowHR secara inheren aman bagi pengguna, lingkungan, maupun dirinya sendiri, bahkan ketika berbenturan dengan sekitarnya atau mengalami benturan keras.”

Kemampuan unik GrowHR bukan sekadar daya tarik visual. Tubuhnya yang bisa mengembang dan menyusut memungkinkannya merayap melalui celah sempit serta bergerak di medan yang tidak dapat dimasuki robot konvensional. Bobotnya yang ringan juga memungkinkan mobilitas di atas air dan potensi untuk diluncurkan melalui drone untuk akses cepat ke lokasi terpencil, skenario yang menjadi harapan banyak ahli robotika untuk misi pencarian dan penyelamatan.

Selain kemampuan fisiknya, kemampuan navigasi udara dan air ini juga membuka kemungkinan aplikasi di sektor tanggap darurat bencana, pemantauan struktur bangunan runtuh, serta operasi bantuan medis di area yang sulit dijangkau manusia. Selain itu, desain yang lunak ini juga berarti robot lebih aman berinteraksi langsung dengan manusia, sehingga mengurangi risiko cedera jika terjadi kontak yang tidak terduga.

Namun demikian, GrowHR masih berada pada tahap prototipe laboratorium dan belum ada jadwal komersialisasi yang konkret. Meskipun begitu, tim SUSTech optimistis bahwa inovasi ini akan membuka jalur penelitian baru dalam robot humanoid yang lebih adaptif dan aman.

Seiring dunia teknologi terus berlomba mengejar kecanggihan kecerdasan buatan dan robotika, GrowHR menunjukkan bahwa masa depan robot humanoid tidak hanya dipenuhi oleh mesin logam kaku, tetapi juga sistem robotik yang meniru prinsip biologis manusia untuk mencapai fleksibilitas, keselamatan, dan kemampuan adaptif di lingkungan nyata.

Related posts