Pakaian Dinas ASN di Pandeglang Tuai Komentar

Pakaian Dinas ASN di Pandeglang Tuai Komentar

Pria Diduga ODGJ Berkeliaran di Jalan Raya Pandeglang

Seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa terlihat berjalan di sepanjang Jalan Raya Saketi-Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Rabu (11/2/2026). Pria tersebut memakai baju dinas Aparatur Sipil Negara (ASN), namun tampaknya tidak dalam kondisi stabil secara mental.

Pantauan langsung oleh jurnalis menunjukkan bahwa pria ini sering duduk di dekat tempat pembuangan sampah yang berada di tepi jalan. Ia juga terlihat berjalan sendirian, tanpa arah yang jelas. Pakaian yang ia kenakan terlihat sedikit kusut dan dimasukkan ke dalam celana, memberikan kesan tidak rapi.

Warga setempat, Oom, mengatakan bahwa pria tersebut merupakan warga dari Kampung Kadubelot, Desa Kadugadung, Kecamatan Cisata. Menurutnya, pria ini pernah bekerja sebagai pengurus di sebuah sekolah sebelum mengalami gangguan kejiwaan.

“Ya, itu ODGJ, tapi saya tidak tahu nama lengkapnya,” ujar Oom saat ditemui di lokasi kejadian. “Dulu dia kerja di sekolah, tapi setelah sakit, jadi seperti ini.”

Ia menambahkan bahwa pria tersebut sering berkeliaran di area tersebut, terutama pada sore hari. “Sering keluyuran, apalagi kalau sore lewat sini, jalan saja begitu,” tambahnya.

Informasi Terkait ODGJ

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) adalah individu yang mengalami gangguan mental yang memengaruhi cara mereka berpikir, merasa, atau berperilaku. Kondisi ini bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi dalam kehidupan sehari-hari. ODGJ memerlukan dukungan dan perawatan medis serta psikologis agar dapat kembali stabil.

Beberapa gejala umum ODGJ meliputi:
* Perubahan suasana hati yang drastis
* Kehilangan kemampuan untuk berpikir jernih
* Kecemasan atau ketakutan yang tidak wajar
* Perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial

Banyak orang dengan gangguan jiwa dapat pulih jika mendapatkan diagnosis yang tepat dan pengobatan yang sesuai. Namun, tanpa intervensi yang tepat, kondisi ini bisa memburuk dan berdampak pada diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

Peran Masyarakat dalam Mendukung ODGJ

Masyarakat memiliki peran penting dalam membantu ODGJ. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
* Memberikan dukungan emosional dan sosial
* Menghindari penyalahgunaan kata-kata yang bersifat merendahkan
* Melibatkan ODGJ dalam kegiatan masyarakat yang aman
* Mendorong akses layanan kesehatan mental

Keterlibatan masyarakat dalam memahami dan menerima ODGJ sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah.

Penanganan dan Kebijakan Terkait ODGJ

Pemerintah daerah dan pusat telah melakukan berbagai upaya dalam menangani ODGJ, termasuk penyediaan layanan kesehatan mental dan program rehabilitasi. Namun, masih banyak tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya kesadaran masyarakat dan akses layanan yang tidak merata.

Beberapa kebijakan yang telah diterapkan meliputi:
* Peningkatan pendidikan masyarakat tentang gangguan jiwa
* Pengembangan fasilitas kesehatan mental di tingkat daerah
* Pelibatan komunitas dalam program pemulihan ODGJ

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kesehatan, diharapkan ODGJ dapat diberdayakan dan hidup lebih baik.

Kesimpulan

Peristiwa seorang pria diduga ODGJ yang berkeliaran di Jalan Raya Saketi-Pandeglang menunjukkan betapa pentingnya pemahaman dan dukungan terhadap individu dengan gangguan jiwa. Masyarakat perlu lebih peka terhadap kondisi seperti ini dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung. Dengan kesadaran yang lebih tinggi, diharapkan ODGJ dapat mendapatkan perlakuan yang layak dan akses layanan yang memadai.

Related posts