Kualitas udara Tangerang Selatan terburuk di Indonesia pagi ini

Kualitas udara Tangerang Selatan terburuk di Indonesia pagi ini



Kualitas udara di Tangerang Selatan, Indonesia, hari ini, Kamis (12/2), tercatat tidak sehat. Berdasarkan data yang diambil dari situs IQAir pada pukul 07.19 WIB, indeks kualitas udara (AQI) wilayah tersebut melampaui angka 150, sehingga memasuki kategori tidak sehat.

Kondisi ini berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok yang rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu dengan kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung atau pernapasan. Menurut IQAir, ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, efek kesehatan mulai terasa pada kelompok sensitif.

Untuk mengurangi risiko paparan polusi, IQAir menyarankan masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga sering memberi imbauan agar masyarakat menggunakan masker, terutama jika berada di area dengan tingkat pencemaran tinggi.

Berikut adalah daftar lima kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:

  • Tangerang Selatan, Banten – AQI 172 (tidak sehat)
  • Serpong, Banten – AQI 162 (tidak sehat)
  • Bandung, Jawa Barat – AQI 158 (tidak sehat)
  • Pontianak, Kalimantan Barat – AQI 156 (tidak sehat)
  • Jakarta – AQI 147 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)

Di sisi lain, Kabupaten Badung di Bali memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan skor AQI 55. Sementara Bogor, Jawa Barat, memiliki skor AQI 60, yang termasuk dalam kategori sedang.

Secara global, beberapa kota besar memiliki kualitas udara terbaik. Misalnya, Oslo, Norwegia, dengan skor AQI 7, San Francisco, Amerika Serikat, dengan skor AQI 9, serta Algiers, Algeria, dan Prague, Republik Ceko, dengan skor AQI 11.

Sementara itu, kota-kota dengan kualitas udara terburuk pagi ini antara lain:

  • Dhaka, Bangladesh – AQI 281 (sangat tidak sehat)
  • Lahore, Pakistan – AQI 197 (tidak sehat)
  • Kairo, Mesir – AQI 193 (tidak sehat)
  • Kolkata, India – AQI 188 (tidak sehat)
  • Wuhan, Tiongkok – AQI 186 (tidak sehat)

Indeks AQI mengukur konsentrasi polutan udara dan digunakan untuk menentukan kategori kualitas udara. Indeks ini biasanya menghitung enam jenis polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Kategori kualitas udara dibagi menjadi beberapa tingkatan:

  • Baik: 0–50
  • Sedang: 51–100
  • Tidak sehat bagi kelompok sensitif: 101–150
  • Tidak sehat: 151–200
  • Sangat tidak sehat: 200–299
  • Berbahaya: 300–500

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan bagi sebagian populasi yang terpapar. Sedangkan kualitas udara berbahaya bisa menyebabkan dampak serius pada kesehatan manusia.

Dengan situasi ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti rekomendasi dari instansi terkait, seperti penggunaan masker dan menghindari aktivitas luar ruangan saat kualitas udara buruk.

Related posts