Kunjungan Bupati Pandeglang ke Rumah Warga yang Melahirkan di Mobil
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, melakukan kunjungan ke rumah Yulianti, warga Kampung Penanyaan, Desa Wirasinga, Kecamatan Mekarjaya, Pandeglang, Banten. Kunjungan ini dilakukan karena Yulianti baru saja melahirkan anak perempuan yang diberi nama sama dengan dirinya, yaitu Dewi Setiani.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/2/2026) sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu, Yulianti sedang dalam perjalanan menuju rumah bidan, tetapi tiba-tiba mengalami kontraksi dan melahirkan di dalam mobil pribadi Kepala Desa (Kades) Wirasinga. Kejadian ini mengejutkan banyak orang, namun berjalan lancar dan bayi dalam kondisi sehat.
Dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @DewiSetiani, Bupati Pandeglang terlihat duduk sambil menggendong bayi perempuan yang memiliki nama yang sama dengannya. Ia mempertanyakan kepada Kades Wirasinga, Shafardi Singa Wiharja, tentang alasan memberikan nama Dewi Setiani kepada bayi tersebut.
“Apa ceritanya diberikan nama Dewi Setiani?” tanyanya.
Kades Wirasinga menjelaskan bahwa ia memberikan nama tersebut karena saat ini Kabupaten Pandeglang dipimpin oleh Bupati Dewi Setiani. Menurutnya, nama tersebut dinilai bagus dan cocok untuk masa kepemimpinan bupati saat ini.
“Jadi saya ingat ini masanya Ibu Dewi Setiani, Ibu Dewi namanya bagus,” ujarnya saat menjawab pertanyaan bupati.
Usai mendengar penjelasan tersebut, Bupati Dewi turut mendoakan bayi tersebut agar kelak menjadi pemimpin di masa depan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap tindakan cepat Kades Wirasinga yang membantu proses persalinan.
“Jadi pemimpin masa depan ya, amin. Lurahnya juga cekatan dan sigap, camatnya juga memantau warganya luar biasa. Menyelamatkan dua nyawa,” ucapnya.
Selain itu, Bupati Dewi memberikan hadiah jaket kepada bayi perempuan tersebut dengan tulisan “Dewi”, serta memberikan bantuan kepada orang tua bayi. Ia juga menyampaikan harapan agar pendidikan anak tersebut dapat tinggi dan selalu merasa aman jika ada keperluan ke ibu bidan.
“Sekolah anaknya tinggi ya, alhamdulillah. Kalau ada apa-apa ke ibu bidan ya,” katanya sambil memeluk Yulianti.
Sebelumnya, peristiwa tak biasa terjadi di Desa Wirasinga, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang. Seorang ibu hamil melahirkan di dalam mobil pribadi Kepala Desa Wirasinga saat hendak dibawa ke rumah bidan. Kepala Desa Wirasinga, Shafardi Singa Wiharja, menceritakan bahwa awalnya ia hendak pulang dari kantor Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Namun, di tengah perjalanan mobilnya dihentikan warga yang meminta bantuan untuk mengantar seorang ibu hamil yang sudah mengalami kontraksi. Menurutnya, saat itu mobil siaga desa masih dalam perjalanan untuk menjemput ibu tersebut. Karena kondisi darurat, ia langsung membawa ibu hamil tersebut menggunakan mobil pribadinya menuju rumah persalinan bidan terdekat.
“Waktu itu saya mau pulang dari kantor Bumdes. Kebetulan lokasinya dekat rumah ibu tersebut. Warga minta tolong agar segera dibawa ke bidan. Karena sudah darurat, saya langsung antar pakai mobil pribadi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/2/2026).
Namun sebelum tiba di tempat tujuan, sang ibu melahirkan di dalam mobil. Beruntung, proses persalinan berjalan lancar dan bayi dalam kondisi selamat. Bayi perempuan tersebut merupakan anak ketiga dari pasangan Yulianti, warga Kampung Penanyaan, Desa Wirasinga.
“Iya, kejadiannya malam pukul 21.00 WIB. Alhamdulillah selamat dan melahirkan di dalam mobil saya. Itu anak ketiga,” sambungnya.
Shafardi mengaku turut memberikan saran terkait nama bayi tersebut. Ia mengusulkan agar bayi perempuan itu diberi nama Dewi, yang dinilai serupa dengan nama Bupati Pandeglang saat ini.
“Saya hanya menyarankan saja supaya diberi nama Dewi, karena lahir di masa kepemimpinan Ibu Bupati Dewi,” katanya.
Ia berharap dengan nama tersebut, wilayahnya dapat menjadi perhatian bupati. “Jadi nama itu memberikan arti. Makanya saya ingin bayi bernama Dewi ini supaya kami mendapatkan perhatian,” ujarnya.
“Bahkan hari ini rencana mau berkunjung ke sini, mau menengok ibunya Dewi,” sambungnya.
Shafardi juga menyebut bahwa Desa Wirasinga memiliki luas 440 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 2.800 kepala keluarga (KK). Mayoritas warga bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.





