Kisah Dramatis: Bayi Perempuan Lahir di Dalam Mobil Kepala Desa
Pada malam hari yang biasanya tenang, Desa Wirasinga, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami momen tak terduga yang penuh dengan ketegangan dan keharuan. Seorang ibu hamil yang sedang berjuang melawan kontraksi mendadak harus menjalani persalinan darurat di dalam mobil pribadi Kepala Desa Wirasinga saat sedang dilarikan menuju rumah persalinan bidan.
Peristiwa tersebut menjadi kisah dramatis yang menunjukkan kepanikan warga, aksi cepat dari kepala desa, hingga kebahagiaan ketika bayi perempuan akhirnya lahir dengan selamat. Berikut adalah rangkaian kejadian yang terjadi:
-
Awal Peristiwa
Kepala Desa Wirasinga, Shafardi Singa Wiharja, bermaksud pulang dari kantor Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Saat itu, mobil yang dikendarainya tiba-tiba dihentikan oleh warga yang meminta pertolongan darurat. Warga meminta bantuan untuk mengantar seorang ibu hamil yang sudah mengalami kontraksi kuat dan membutuhkan penanganan segera. -
Tindakan Cepat Kepala Desa
Pada saat itu, mobil siaga desa masih dalam perjalanan untuk menjemput ibu tersebut. Melihat kondisi yang mendesak, Shafardi langsung memutuskan untuk membawa ibu hamil tersebut menggunakan mobil pribadinya menuju tempat persalinan bidan terdekat. -
Persalinan Darurat di Dalam Mobil
Namun, perjalanan menuju tempat persalinan tidak berjalan sesuai rencana. Kontraksi sang ibu semakin intens hingga akhirnya proses persalinan terjadi di dalam mobil sebelum sempat tiba di rumah bidan. Beruntung, proses persalinan darurat tersebut berlangsung lancar. -
Kelahiran Bayi Perempuan yang Selamat
Bayi perempuan yang dilahirkan dalam kondisi sehat dan selamat. Ia merupakan anak ketiga dari pasangan Yulianti, warga Kampung Penanyaan, Desa Wirasinga. Menurut Shafardi, kejadian tersebut terjadi pada pukul 21.00 WIB. “Alhamdulillah selamat dan melahirkan di dalam mobil saya. Itu anak ketiga,” katanya. -
Usulan Nama untuk Bayi Perempuan
Peristiwa ini juga menghadirkan cerita unik. Shafardi mengaku memberikan usulan nama bagi bayi perempuan yang lahir dalam situasi darurat tersebut. Ia menyarankan agar bayi itu diberi nama Dewi, yang terinspirasi dari nama Bupati Pandeglang saat ini. -
Harapan Masyarakat
Menurut Shafardi, usulan nama tersebut memiliki harapan tersendiri bagi masyarakat Desa Wirasinga. Ia berharap kelahiran bayi tersebut dapat menjadi simbol perhatian pemerintah daerah terhadap wilayahnya. “Jadi nama itu memberikan arti. Makanya saya ingin bayi bernama Dewi ini supaya kami mendapatkan perhatian,” ujarnya. -
Rencana Kunjungan ke Rumah Ibu dan Bayi
Shafardi juga menyebutkan bahwa pihaknya berencana menerima kunjungan untuk menjenguk ibu dan bayi tersebut. “Bahkan hari ini rencana mau berkunjung ke sini, mau nengok ibunya Dewi,” tambahnya.
Fakta Tentang Desa Wirasinga
Desa Wirasinga memiliki luas wilayah sekitar 440 hektare dengan jumlah penduduk mencapai 2.800 kepala keluarga. Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Peristiwa persalinan darurat ini pun menjadi pengingat pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan dan transportasi darurat di wilayah pedesaan, sekaligus menegaskan peran solidaritas warga dalam membantu sesama saat menghadapi situasi genting.





