Empat Kampung di Desa Sumberjaya Terendam Banjir
Pada hari Senin (12/1/2026), sebanyak empat kampung di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, terendam banjir. Peristiwa ini terjadi sejak dini hari akibat intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya.
Kepala Desa Sumberjaya, Cecep Mulyadi, menyampaikan bahwa empat kampung tersebut terkena dampak banjir. Ia menjelaskan bahwa jumlah warga yang terdampak belum dapat dipastikan karena masih banyak warga yang sibuk menangani situasi darurat.
“Ada empat kampung yang terendam banjir. Kalau jumlahnya berapa belum bisa memperkirakan, soalnya masih pada sibuk,” ujar Cecep dalam sambungan telepon.
Ia menambahkan bahwa warga yang terdampak banjir sudah melakukan pengungsian. Selain itu, akses jalan menuju daerah tersebut juga terputus.
“Ngungsi semuanya itu. Jalan terputus,” katanya.
Selain itu, mobil desa yang biasa digunakan untuk operasional pemerintahan desa juga terendam banjir.
“Mobil desa juga terendam itu,” sambungnya.
Cecep mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pemerintah daerah belum memberikan penanganan langsung terhadap bencana banjir yang terjadi di wilayahnya. Ia hanya menyebut bahwa komunikasi telah dilakukan dengan Apdesi, sebuah organisasi pemerintahan desa.
“Belum ada, baru komunikasi sama Apdesi saja,” ucapnya.
Meskipun demikian, ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir ini.
“Korban Alhamdulillah tidak ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Cecep mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, mengingat kemungkinan terjadinya banjir susulan.
Penyebab dan Dampak Banjir
Banjir yang terjadi di Desa Sumberjaya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi pada malam sebelumnya. Wilayah tersebut memiliki topografi yang rentan terhadap banjir, terutama ketika hujan turun dalam waktu singkat dan intensitasnya sangat tinggi.
Beberapa dampak dari banjir ini antara lain:
* Akses jalan utama terganggu, sehingga menghambat mobilitas warga.
* Beberapa fasilitas umum seperti mobil desa terendam air.
* Warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Upaya Pemda dan Masyarakat
Meskipun pemerintah daerah belum memberikan respons langsung, masyarakat setempat telah berupaya untuk saling membantu satu sama lain. Bantuan dari kelompok-kelompok masyarakat dan organisasi lokal mulai berdatangan untuk membantu para pengungsi.
Cecep juga berharap agar bantuan dari pihak luar dapat segera datang, terutama dalam bentuk logistik dan peralatan yang dibutuhkan oleh warga yang terdampak.
Imbauan dan Persiapan
Untuk menghindari risiko banjir susulan, Cecep mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca dari instansi terkait. Ia juga menyarankan agar masyarakat mempersiapkan diri dengan cara melengkapi perlengkapan darurat dan menyiapkan jalur evakuasi.
