TANGERANG, BantenMedia – Setelah lebih dari dua bulan tidak menyediakan bahan bakar bensin, SPBU Shell di kawasan Metland Cyber City Tangerang akhirnya kembali menjual produk bensin mereka. Kini, konsumen sudah bisa membeli Shell Super di lokasi tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh dari tenaga penjual di SPBU itu, pasokan Shell Super mulai tersedia sejak Minggu (7/12/2025).
“BBM Shell Super RON 92 sudah tersedia sejak hari Minggu kemarin,” ujar tenaga penjual kepada BantenMedia, Senin (8/12/2025). Ia menambahkan bahwa harga jual Shell Super di lokasi tersebut ditetapkan sebesar Rp 13.000 per liter.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya SPBU hanya menjual Solar karena pasokan bensin tidak masuk dalam waktu lama. Kondisi tersebut membuat slot penjualan bensin benar-benar kosong selama lebih dari dua bulan.
Selama masa kekosongan tersebut, area dispenser bensin dimanfaatkan untuk berjualan makanan dan minuman ringan. Berbagai produk seperti roti, snack, hingga kopi sachet ditempatkan di area tersebut untuk mengisi kekosongan dan tetap menarik kunjungan konsumen.
Berdasarkan penelusuran dan keterangan dari beberapa operator SPBU Shell lain di Jabodetabek, distribusi BBM jenis bensin memang mulai masuk kembali sejak awal Desember. Sejumlah SPBU yang sebelumnya hanya menjual Solar juga melaporkan kondisi serupa, menandakan proses normalisasi pasokan bahan bakar Shell kemungkinan berlangsung secara serentak di beberapa titik.
Perubahan dalam Operasional SPBU
Selama periode kekosongan bensin, SPBU menghadapi tantangan besar dalam menjaga daya tarik pengunjung. Namun, dengan inovasi yang dilakukan, mereka berhasil mempertahankan aktivitas bisnis di lokasi tersebut.
- Penggunaan area dispenser bensin sebagai tempat jualan makanan dan minuman menjadi strategi yang efektif.
- Penyediaan berbagai produk yang menarik membantu menjaga kepuasan pelanggan.
- Pemilik SPBU juga melakukan promosi melalui media lokal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan ketersediaan bensin kembali.
Proses Normalisasi Pasokan BBM
Pengembalian pasokan bensin di SPBU Shell menunjukkan adanya perbaikan dalam sistem distribusi bahan bakar. Hal ini didukung oleh laporan dari operator SPBU lain yang mengalami situasi serupa.
- Beberapa SPBU di wilayah Jabodetabek mulai menerima pasokan bensin setelah sebelumnya hanya menjual Solar.
- Proses normalisasi ini menunjukkan bahwa pihak produsen dan distributor sedang berupaya keras untuk mengembalikan layanan ke pelanggan.
- Masyarakat sangat antusias dengan kembalinya penyediaan bensin, terutama karena banyak pengendara mobil yang bergantung pada bensin berkualitas tinggi.
Dampak terhadap Konsumen
Kembalinya penyediaan bensin di SPBU Shell memberikan dampak positif bagi para pengguna kendaraan bermotor.
- Konsumen kini dapat kembali memperoleh bensin berkualitas tanpa harus mencari SPBU lain.
- Harga yang ditetapkan sebesar Rp 13.000 per liter tergolong kompetitif dibandingkan dengan harga di SPBU lain.
- Kehadiran bensin di SPBU ini juga membantu mengurangi beban transportasi masyarakat yang terbiasa menggunakan kendaraan pribadi.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun situasi telah pulih, SPBU masih menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas pasokan.
- Ketersediaan bensin harus terus dipantau agar tidak terjadi kekosongan kembali.
- Operator SPBU perlu memastikan kualitas bensin yang disajikan agar tidak merugikan konsumen.
- Peluang untuk memperluas layanan, seperti penambahan fasilitas atau pengembangan usaha pendukung, juga terbuka lebar.
Dengan kembalinya penyediaan bensin di SPBU Shell, masyarakat kembali merasa nyaman dalam menggunakan kendaraan bermotor. Ini juga menjadi indikasi bahwa sistem distribusi bahan bakar semakin stabil dan siap menghadapi kebutuhan masyarakat.

