Profil Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang, Asep Rahmat
Asep Rahmat kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang. Ia resmi dilantik oleh Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani pada hari Kamis, 4 Desember 2025. Pemilihan ini menandai awal dari masa jabatan baru yang penuh tantangan dan harapan bagi masyarakat Pandeglang.
Asep Rahmat lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 1969. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga sederhana yang memberinya nilai-nilai kejujuran dan kerja keras. Pendidikan dasar dan menengahnya selesai di kota kelahirannya, lalu melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Ia memperoleh gelar Sarjana (S1) dari Universitas Winaya Mukti, Bandung, Jawa Barat. Meskipun tidak lulus dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Asep mengakui bahwa ia berasal dari kampus biasa. Namun, hal ini tidak menghalangi dirinya untuk berkontribusi dalam pemerintahan.
Pada tahun 1998, Asep Rahmat diterima sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Motivasinya untuk menjadi ASN adalah untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. Awal karier profesionalnya dimulai di Dinas PU Kabupaten, yang kini berganti nama menjadi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Di sana, ia belajar banyak tentang tata kelola pemerintahan dan pengelolaan proyek infrastruktur.
Sebelum menjabat sebagai Sekda, Asep Rahmat telah menempati beberapa posisi penting di lingkungan pemerintahan. Ia pernah menjabat sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Unit Layanan Pengadaan (ULP), Dinas Tenaga Listrik dan Energi (Distamben), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikpora). Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di beberapa instansi.
Asep Rahmat mengaku tidak pernah menyangka akan sampai pada posisi Sekda. Baginya, kesuksesan tidak hanya datang dari prestasi, tetapi juga dari doa dan ikhtiar. Ia menjelaskan bahwa keberhasilannya selama ini didasari oleh keyakinan bahwa doa orang tua adalah salah satu faktor terpenting dalam meraih kesuksesan.
“Tidak menyangka, karena dulu diterima sebagai ASN saja sudah alhamdulillah,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa tidak memiliki cita-cita yang muluk-muluk, tetapi lebih fokus pada kontribusi nyata untuk masyarakat dan daerah.
Dalam wawancara singkat dengan media, Asep Rahmat menekankan bahwa ia percaya pada prinsip kerja keras dan doa. Ia berharap dapat memberikan kontribusi maksimal sebagai Sekda dalam memajukan Kabupaten Pandeglang. Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang cukup luas, ia yakin dapat membawa arah yang lebih baik bagi pemerintahan daerah.
Karier dan Pengalaman Kerja
- Asep Rahmat memulai kariernya sebagai ASN pada tahun 1998.
- Ia bekerja di Dinas PU Kabupaten, yang sekarang menjadi PUPR.
- Menjabat sebagai kepala OPD di berbagai bidang seperti BPBD, DLH, ULP, Distamben, dan Disdikpora.
- Pernah menjabat sebagai Plt di beberapa instansi.
- Tidak pernah menyangka bisa sampai menjadi Sekda.
Filosofi Hidup dan Keyakinan
- Kesuksesan diraih melalui ikhtiar dan doa.
- Doa dari orang tua dianggap sebagai faktor utama dalam meraih kesuksesan.
- Tidak memiliki cita-cita yang muluk-muluk, lebih fokus pada kontribusi nyata.

