Pangan Aman Jelang Natal, DKP Tangerang Lakukan Pemeriksaan Pasar

Pangan Aman Jelang Natal, DKP Tangerang Lakukan Pemeriksaan Pasar

Pemkot Tangerang Perketat Pengawasan Keamanan Pangan Jelang Nataru

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemkot Tangerang memperketat pengawasan keamanan pangan di sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa komoditas pangan segar yang dijual aman dan bebas dari bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan inspeksi bersama Dinas Kesehatan dan Forum Kota Tangerang Sehat ke beberapa pasar utama seperti Pasar Bengkok Pinang, Pasar Anyar Tangerang, dan Pasar Induk Jatiuwung. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai komoditas untuk memastikan tidak terdapat kandungan formalin, boraks, hingga bahan pengawet berbahaya lainnya.

Menurut Muhdorun, pengawasan ini sangat penting untuk menjaga keamanan konsumen, terutama menjelang meningkatnya aktivitas jual beli saat libur akhir tahun. Ia menegaskan bahwa seluruh aspek yang berkaitan dengan mutu pangan, termasuk masa kedaluwarsa, turut diperiksa secara menyeluruh.

Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang, Lisnah, menambahkan bahwa selain inspeksi, Pemkot juga aktif menyosialisasikan cara memilih bahan pangan yang aman kepada masyarakat. Edukasi ini diberikan kepada konsumen dan pedagang agar lebih peduli pada kualitas komoditas yang dipasarkan.

Lisnah mengungkapkan bahwa dalam tiga hari sidak terakhir, tidak ditemukan sampel pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Meski demikian, upaya sosialisasi akan terus diperluas guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan.

Sebagai dukungan tambahan, Pemkot Tangerang juga telah menyediakan layanan Pojok Uji Keamanan Pangan di 21 titik lokasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu warga memeriksa kualitas bahan pangan sebelum dikonsumsi, terutama menghadapi tingginya kebutuhan selama momentum Nataru.

Upaya Pemkot Tangerang dalam Memastikan Keamanan Pangan

Pemkot Tangerang melakukan berbagai langkah untuk memastikan bahwa masyarakat tetap aman dalam memperoleh pangan selama masa liburan. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain:

  • Inspeksi Rutin: Tim dari DKP, Dinas Kesehatan, dan Forum Kota Tangerang Sehat rutin melakukan inspeksi di pasar-pasar besar. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua komoditas pangan yang dijual aman dan sesuai standar kesehatan.
  • Edukasi Masyarakat: Selain inspeksi, Pemkot juga gencar memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara memilih bahan pangan yang aman. Edukasi ini diberikan baik kepada konsumen maupun para pedagang.
  • Pojok Uji Keamanan Pangan: Layanan ini tersedia di 21 titik lokasi di Kota Tangerang. Masyarakat dapat menggunakan fasilitas ini secara gratis untuk memeriksa kualitas bahan pangan sebelum dikonsumsi.

Pentingnya Keamanan Pangan Saat Libur Nataru

Libur Nataru sering kali menjadi momen yang ramai dengan aktivitas jual beli. Hal ini membuat keamanan pangan menjadi prioritas utama. Pemkot Tangerang sadar bahwa masyarakat membutuhkan jaminan bahwa apa yang mereka beli aman dan sehat. Oleh karena itu, pihaknya terus meningkatkan pengawasan dan memberikan informasi yang relevan kepada masyarakat.

Dalam situasi seperti ini, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada dan memperhatikan kualitas produk yang dibeli. Dengan adanya edukasi dan pengawasan yang intensif, diharapkan tidak ada lagi kasus penjualan pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Kesimpulan

Pemkot Tangerang menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga keamanan pangan, khususnya menjelang perayaan Nataru. Dengan berbagai langkah yang dilakukan, mulai dari inspeksi, edukasi, hingga layanan uji pangan, Pemkot berusaha memastikan bahwa masyarakat tetap aman dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan pangan selama liburan.

Related posts