Pandeglang Siagakan Satgas Pangan Cegah Penimbunan Jelang Nataru

Persiapan DKUPP Pandeglang Menjelang Nataru 2026

Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan kelancaran distribusi pangan. Langkah ini dilakukan guna mencegah terjadinya kelangkaan barang kebutuhan pokok serta lonjakan harga di pasar.

Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Pandeglang, Al Anshar Nur, menjelaskan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap jalur distribusi pangan. Tujuan utamanya adalah memastikan tidak ada penimbunan barang oleh para pelaku usaha, yang bisa menyebabkan ketidakstabilan harga di pasar.

“Tujuannya untuk memastikan tidak ada penimbunan dan kelangkaan barang. Kami juga memiliki tim Satgas Pangan,” ujarnya.

Tim Satgas Pangan yang dibentuk DKUPP melibatkan berbagai instansi, termasuk aparat penegak hukum (APH). Namun, sampai saat ini, belum ada arahan resmi dari pimpinan terkait agenda inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar untuk mengecek harga dan memastikan tidak ada penimbunan barang.

Al Anshar menekankan bahwa operasi pasar hanya menjadi solusi jangka pendek. Untuk solusi jangka menengah, pihaknya fokus pada upaya menekan tingkat inflasi agar tetap terkendali.

“Harapannya, TPID dapat merumuskan kebijakan jangka menengah agar inflasi tetap terkendali,” katanya.

Selain itu, DKUPP Pandeglang akan terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) guna menekan fluktuasi harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang momen besar tersebut.

Upaya DKUPP dalam Menghadapi Nataru

Dalam rangka memastikan kelancaran distribusi pangan, DKUPP Pandeglang akan melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Memperkuat pengawasan terhadap jalur distribusi pangan
  • Membentuk tim Satgas Pangan yang melibatkan berbagai instansi
  • Melakukan inspeksi mendadak ke pasar-pasar jika diperlukan
  • Mengedukasi para pelaku usaha, khususnya pedagang, agar tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok

Al Anshar juga mengimbau para pelaku usaha, khususnya pedagang, agar tidak melakukan penimbunan barang kebutuhan pokok menjelang Nataru. Ia menilai hal ini penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.

Kesiapan DKUPP untuk Menghadapi Fluktuasi Harga

DKUPP Pandeglang juga akan terus memantau perkembangan harga bahan pokok secara berkala. Dengan adanya sistem monitoring dan evaluasi yang baik, pihaknya berharap dapat mengantisipasi setiap perubahan yang terjadi di pasar.

Selain itu, DKUPP juga akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, seperti TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah), untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna menjaga stabilitas harga.

Dengan langkah-langkah tersebut, DKUPP Pandeglang berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menghadapi perayaan Nataru 2026.

Related posts