Gerakan Gema Tani dan Kebun Percontohan di Pandeglang
Gerakan Masyarakat (Gema) Tani di Kabupaten Pandeglang kini sedang menggarap kebun percontohan yang akan menjadi sumber bahan baku untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut. Proyek ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan makanan yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.
Gema Tani dibentuk oleh anggota DPRD Pandeglang, Mulyadi. Meskipun ia mulai menjabat sebagai anggota DPRD pada tahun 2007, gerakan ini sudah ada sebelumnya. Mulyadi mengungkapkan bahwa awalnya ia adalah seorang petani, sehingga ia sangat memahami potensi pertanian di daerah ini.
“Sebelum saya menjadi anggota DPRD, Gema Tani sudah ada karena saya awalnya bertani,” ujarnya dalam wawancara telepon. Ia menjelaskan bahwa ide kebun percontohan lahir dari kegelisahan terhadap potensi yang dimiliki Pandeglang, terutama saat program MBG sedang gencar digulirkan.
“Awalnya memang dari kegelisahan itu. Makanya kita membuat terobosan baru. Lahannya ada, pembelinya juga ada,” katanya. Menurut Mulyadi, potensi pertanian dan perikanan di Pandeglang cukup baik, dan ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama dari kebun percontohan ini adalah untuk memastikan bahwa program MBG tidak terhambat karena kurangnya bahan baku. “Kami juga tidak ingin program MBG ini terhambat, hanya karena kebutuhan bahannya tidak ada,” ujarnya.
Dengan adanya kebun percontohan ini, Mulyadi berharap dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih aktif bertani. “Nanti hasilnya buat suplai dapur MBG. Misalnya, ada selada, wortel, buncis, timun, caisim dan kacang panjang,” jelasnya.
Kebun percontohan ini telah tersebar di beberapa wilayah di Pandeglang dengan total luas enam hektar. “Kalau dijumlahkan semuanya enam hektar, karena banyakan juga yang garapnya,” ujarnya.
Mulyadi berharap kepada para petani di Pandeglang agar lebih semangat dalam bertani. “Karena sekarang kan pembeli nya sudah ada, tinggal semangat berjuang kita sarja,” pungkasnya.
Manfaat Kebun Percontohan
- Ketersediaan Bahan Baku: Kebun percontohan ini akan menyediakan bahan-bahan segar untuk program MBG.
- Peningkatan Ekonomi Petani: Dengan adanya pasar yang jelas, petani akan lebih termotivasi untuk meningkatkan produksi.
- Pemanfaatan Potensi Lokal: Kebun percontohan menggunakan lahan yang tersedia dan memanfaatkan potensi pertanian setempat.
- Pendidikan dan Pelatihan: Kebun ini juga bisa menjadi tempat pelatihan bagi petani pemula.
Langkah-Langkah Pemenuhan Kebutuhan MBG
- Kebun percontohan akan dikelola secara bersama oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
- Hasil pertanian akan dikumpulkan dan didistribusikan ke berbagai titik MBG di Pandeglang.
- Petani akan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan terkait penanaman dan distribusi.
Keberlanjutan dan Tantangan
- Memastikan kualitas tanaman yang sesuai dengan standar MBG.
- Melibatkan lebih banyak petani dalam kegiatan ini.
- Mengembangkan sistem distribusi yang efisien dan cepat.

