Empat Klenteng Bersejarah dengan Arsitektur Mewah di Tangerang

Wisata Religi di Tangerang yang Menyimpan Sejarah dan Keindahan Arsitektur

Tangerang tidak hanya dikenal sebagai kota yang berkembang pesat, tetapi juga memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik dan unik. Salah satu yang menonjol adalah klenteng-klenteng yang memiliki sejarah panjang serta arsitektur yang khas. Berikut beberapa klenteng yang bisa menjadi pilihan untuk dikunjungi.

1. Klenteng Boen Hay Bio

Klenteng Boen Hay Bio terletak di daerah Serpong Tangerang. Dibangun sejak tahun 1694, tempat ini merupakan salah satu klenteng tertua di Tangerang Selatan. Meskipun lokasinya tidak berada di jalur utama, bangunan klenteng ini memiliki arsitektur khas Tionghoa dengan dinding berlapis warna merah terang. Terdapat juga ornamen patung dan atap berbentuk Garuda yang menjadi ciri khas dari Negeri Tionghoa.

2. Klenteng Tjo Soe Kong

Klenteng Tjo Soe Kong memiliki julukan unik yaitu “Klenteng Tanjung Kait” karena lokasinya dekat dengan Pantai Tanjung Kait. Meskipun sudah sangat tua, halaman klenteng ini seluas 100 meter dari tepi jalan utama. Bangunan klenteng ini tidak menghadap laut seperti biasanya, sehingga terlihat tidak lazim. Klenteng ini tidak memiliki ornamen patung naga atau burung, memberikan kesan sederhana. Fakta menariknya, klenteng ini didirikan oleh para petani tebu keturunan Tionghoa yang tinggal di Limau.

3. Klenteng Padumuttara atau Boen Tek Bio

Jika Anda mencari spot foto yang bagus, Klenteng Padumuttara atau Boen Tek Bio bisa menjadi pilihan. Vihara ini memiliki ciri khas dengan bentuk pagoda yang dominan warna merah dan kuning. Meskipun terbuka untuk umum dan sering menjadi tempat foto-foto, pengunjung tetap harus menjaga sikap sopan dan santun karena tempat ini juga digunakan sebagai tempat ibadah.

4. Klenteng Yang Sen Bio

Klenteng Yang Sen Bio berlokasi di Jalan Rawa Kucing IV No. 32, RT 003 RW 005, Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Lokasi klenteng ini strategis dan areanya cukup luas, sehingga pengunjung bisa leluasa mencari tempat parkir kendaraan. Klenteng ini menjadi salah satu contoh keindahan arsitektur yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

Keunikan dan Nilai Sejarah

Setiap klenteng di Tangerang memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang bernilai tinggi. Mulai dari bangunan kuno hingga desain yang modern, setiap klenteng menceritakan kisah perjalanan sejarah masyarakat Tionghoa di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, banyak dari klenteng ini juga menjadi tempat untuk berwisata religi yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga.

Selain itu, keberagaman jenis klenteng ini menunjukkan bahwa Tangerang tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang menarik untuk dieksplorasi. Dengan berbagai pilihan destinasi, pengunjung bisa memilih sesuai dengan minat dan tujuan liburan mereka.

Dengan begitu, Tangerang menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga keunikan budaya dan sejarah yang bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Related posts