Ajang Lari Tangerang 10K Sukses Dimeriahkan 2.500 Peserta

Ajang Lari Tangerang 10K Sukses Dimeriahkan 2.500 Peserta

Tangerang 10K: Ajang Lari yang Menyatukan Budaya dan Semangat

Tangerang kembali menjadi pusat perhatian setelah sukses menyelenggarakan Tangerang 10K, sebuah ajang lari bergengsi yang diadakan oleh media nasional Harian Kompas bekerja sama dengan Bank BJB. Acara ini berlangsung pada Minggu (7/12/2025) dan diikuti oleh sekitar 2.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Bisnis Harian Kompas, Lukminto Wibowo, menjelaskan bahwa acara lari perdana di Kota Tangerang ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa. “Kegiatan Tangerang Run merupakan pertama kali hadir dan antusiasnya luar biasa karena diikuti ribuan peserta serta menjadi suatu momentum baru semacam standar internasional di Kota Tangerang,” ujarnya.

Acara dimulai di kawasan Pemerintahan Kota Tangerang sebagai titik awal atau start dan titik akhir atau finish. Suasana yang hidup dan penuh semangat terlihat saat matahari mulai terbit. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan, CEO KG Media Andi Budiman, serta Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB Nunung Suhartini melakukan proses flag off.

Rute yang Menggambarkan Sejarah dan Budaya

Peserta memulai lari dengan melewati rute yang telah ditetapkan, meliputi ruas Jalan Daan Mogot, Taman Makam Pahlawan Taruna, Masjid Agung Al Ittihad dengan kubah kerucut bernuansa Tionghoa, dan kawasan titik nol Kota ‘Benteng’ yang menghadirkan lanskap budaya yang bertaut antara masa kini dan masa lampau.

Kemudian para peserta menuju kawasan kuliner Pasar Lama, di mana mereka bisa menikmati bangunan cagar budaya seperti Museum Benteng Heritage, Kelenteng Boen Tek Bio, dan Masjid Jami Kalipasir. Bangunan-bangunan ini menyuguhkan potongan sejarah Kota Tangerang yang jarang tersingkap dalam keseharian.

Deretan bangunan tua serta suasana pecinan yang masih terjaga menjadi panorama yang menemani langkah para pelari, memperlihatkan bagaimana jejak masa lampau kota tersebut tetap hidup di tengah modernitas.

Tema “Run the Story” yang Menyentuh Hati

Menurut Lukminto, rute lari Tangerang 10K dirancang khusus untuk memberikan pengalaman lebih dari sekadar kompetisi bagi ribuan peserta yang ingin menikmati suasana daerah yang kental dengan keanekaragaman budaya.

“Kami mengusung tema ‘Run the Story’ yang agar mengajak pelari dan masyarakat untuk ikut menuliskan ceritanya bersama Kota Tangerang,” tuturnya.

“Karena setiap dukungan warga, atraksi budaya, hingga titik-titik rute yang dilalui menjadi bagian dari cerita kolektif sambil memperlihatkan Kota Tangerang tumbuh melalui kebersamaan,” tambahnya.

Prestasi yang Menginspirasi

Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, menilai antusiasme pelari terlihat sejak area start hingga garis finis. Penyelenggaraan Tangerang 10K juga menorehkan capaian yang membanggakan usai pelari terbaik dari berbagai kategori menunjukkan performa impresif sejak garis start.

Dalam kategori National Female, Nefriana Ariance Daik tampil sebagai juara dengan catatan waktu 00:36:53. Kemudian gelar Master Female diraih oleh Cecilia Thrisna Gunawan dengan waktu 00:45:27 dan kemenangan Frontliner Female diamankan oleh Yvonne Hillery Betiyang finis dengan waktu 00:45:33.

Pada kelompok pria, Rikki Marthin Luther S keluar sebagai pemenang National Male dengan waktu 00:31:25, lalu kategori Master Male, Abdul Haris mencatat waktu tercepat 00:36:24 sedangkan Chandra Anugrah Pratama menjadi yang terbaik di kategori Frontliner Male dengan waktu 00:33:26.

“Deretan prestasi ini memperlihatkan gelaran perdana Tangerang 10K tidak hanya merayakan semangat berlari, tetapi juga menjadi panggung bagi munculnya talenta-talenta kuat dari berbagai lapisan komunitas lari,” kata dia.

Sinergi yang Membawa Perubahan

CEO Regional IV Bank BJB, Ujang Aep Saepulloh, menyebut bahwa Tangerang 10K menjadi bukti sinergi lintas pihak dalam menciptakan penyelenggaraan yang hangat dan partisipatif.

“Antusiasme para pelari yang datang ke Kota Tangerang seakan menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, penyelenggara, komunitas, OPD, kepolisian, hingga masyarakat berjalan dengan sangat baik,” paparnya.

Menurut dia, kehadiran Bank BJB Teras Lokal di race village dan aktivitas UMKM di sekitar area acara menjadi salah satu bukti kegiatan lari mendorong ekonomi lokal.

Pasalnya kolaborasi ini tersebut sejalan dengan komitmen Bank BJB dalam mendukung gaya hidup sehat, penguatan ekonomi daerah, dan pertumbuhan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

“Tangerang 10K tahun ini diyakini dapat menjadi pijakan awal bagi Kota Tangerang dalam menghadirkan ajang sport tourism yang kuat, sekaligus membuka ruang bagi penyelenggaraan yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang,” jelasnya.


Related posts