Komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam Mencegah Bullying di Sekolah
Pemerintah Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya untuk mengurangi dan mencegah kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan bahwa bullying bisa dicegah melalui berbagai upaya dan pendekatan yang dilakukan oleh pihak terkait.
Salah satu langkah yang diambil adalah dengan program pembinaan olahraga dan seni budaya bagi para pelajar. Program ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi siswa agar dapat mengekspresikan diri secara positif dan meningkatkan keterampilan mereka.
“Kami telah menjalankan berbagai program seperti pembinaan melalui olahraga yang banyak membawa prestasi bagi anak-anak sekolah. Selain itu, kami juga memperhatikan seni budaya dan aspek lainnya,” ujarnya kepada BantenMedia, Senin (24/11/2025).
Meskipun pemerintah memiliki peran penting dalam mencegah bullying, Sachrudin menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak cukup hanya dilakukan oleh pihak daerah saja. Ia menilai, peran serta orang tua sangat penting dalam mengedukasi anak-anak tentang bahaya dari tindakan perundungan.
“Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen untuk melakukan pendidikan dan pengawasan bersama dengan para orangtua. Karena saya sudah menyampaikan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendirian,” tambahnya.
Sachrudin menilai bahwa aksi bullying harus dicegah sedini mungkin agar tidak terjadi di Kota Tangerang. Oleh karena itu, ia mengajak berbagai pihak, seperti TNI, Polri, hingga akademisi, untuk meningkatkan kesadaran siswa akan dampak negatif dari bullying.
“Saya pikir pencegahan lebih baik daripada mengobati. Kami tidak ingin mengatasi masalah ketika terjadi, tetapi bagaimana menghindari terjadinya bullying sejak dini,” jelasnya.
Menurut Sachrudin, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah bullying. Ia menyebutkan bahwa semangat pemerintah adalah “kolaborasi pentahelik”, yaitu kerja sama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Upaya Kolaboratif dalam Pencegahan Bullying
Berikut beberapa langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Tangerang dalam mencegah bullying:
-
Program Pembinaan Olahraga dan Seni Budaya
Pemerintah memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang melalui olahraga dan seni budaya. Hal ini membantu meningkatkan rasa percaya diri dan keterampilan sosial siswa. -
Pendidikan dan Pengawasan Bersama Orang Tua
Orang tua diharapkan aktif dalam mendidik anak-anak tentang bahaya bullying. Keterlibatan orang tua sangat penting dalam membangun lingkungan yang aman dan sehat. -
Kolaborasi dengan Berbagai Pihak
Pemerintah bekerja sama dengan TNI, Polri, dan akademisi untuk menciptakan kesadaran yang lebih besar tentang bahaya bullying. Kerja sama ini mencakup edukasi, pencegahan, dan penanganan jika diperlukan. -
Pencegahan Sejak Dini
Fokus utama adalah mencegah bullying sebelum terjadi. Ini dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan program pendidikan karakter yang terintegrasi.
Peran Masyarakat dalam Mencegah Bullying
Selain upaya pemerintah, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah bullying. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:
-
Meningkatkan Kesadaran Sosial
Masyarakat perlu memahami dampak negatif bullying dan berperan aktif dalam mengingatkan siswa tentang pentingnya saling menghargai. -
Mendorong Komunikasi Terbuka
Siswa perlu merasa nyaman untuk berbicara tentang pengalaman bullying yang mereka alami. Orang tua dan guru harus menjadi tempat yang aman untuk berbagi. -
Menggunakan Media Sosial Secara Bijak
Media sosial sering kali menjadi tempat bullying terjadi. Masyarakat perlu menggunakan media sosial dengan bijak dan menghindari tindakan yang bisa merugikan orang lain.
