Nasib Hafithar, Siswa SD yang Naik KRL Sendirian dari Tangerang-Klender, Bakal Berpisah dengan Gibran

Anak Kecil yang Viral karena Perjalanan Jauh ke Sekolah

Hafithar Hasan, seorang siswa berusia 8 tahun, menjadi perhatian publik setelah video dirinya naik Kereta Rel Listrik (KRL) sendirian dari Tangerang ke SDN Klender 04 di Jakarta Timur viral di media sosial. Perjalanan yang ditempuhnya mencapai 70 kilometer, dan ia mulai berangkat sejak pukul 03.44 WIB. Ia tiba di sekolah pada pukul 06.30 WIB.

Perjalanan ini dilakukan Hafithar karena ibunya bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di daerah Parung. Meski jaraknya cukup jauh, Hafithar tetap nyaman bersekolah di SDN Klender 04. Namun, karena perjalanan yang begitu melelahkan, pihak sekolah dan keluarga akhirnya mengambil langkah untuk membantunya.

Tinggal Sementara di Rumah Teman

Setelah video Hafithar viral, salah satu orang tua murid bernama Gibran menawarkan tempat tinggal sementara untuk Hafithar. “Salah satu orangtua murid kebetulan teman akrabnya Hafithar bernama Gibran menawarkan untuk menampung Hafithar,” kata Plt Kepala SDN Klender 04, Dwiyanti Lestari.

Pihak sekolah, ibunda Hafithar, dan orang tua Gibran telah berkoordinasi agar Hafithar dapat tinggal di rumah Gibran selama dua pekan. Hal ini bertujuan agar Hafithar tidak harus terus-menerus menempuh perjalanan jauh.

Dwiyanti menjelaskan bahwa ibunda Hafithar sudah memberi tahu guru kelas tentang rencana tersebut. Selain itu, pihak sekolah juga berinisiatif menjemput Hafithar dan ibunya ke Tangerang untuk mengambil barang-barang seperti baju dan peralatan belajar.

Rencana Pindah Sekolah

Meski saat ini Hafithar tinggal di rumah Gibran, rencananya ia akan kembali berpisah dengan temannya itu pada semester 2. Hal ini disebabkan oleh keinginan ibunya untuk memindahkan Hafithar ke sekolah yang lebih dekat dengan lokasi pekerjaannya saat ini.

“Karena mama Hafithar sekarang bekerja di daerah Parung, maka Hafithar akan pindah ke sekolah yang lebih dekat,” ujar Dwiyanti. Ia menambahkan bahwa majikan ibunda Hafithar bersedia mencarikan sekolah untuk Hafithar. Nantinya, Hafithar akan bersekolah bersama anak-anak dari majikan ibunya di kawasan Parung.

Anak Cerdas dan Berani

Hafithar dikenal sebagai anak yang cerdas, berani, dan mandiri. Meski harus menempuh perjalanan jauh, ia tetap semangat mengikuti seluruh pembelajaran. “Hafithar ini anak cerdas. Anak pintar, berani, dan mandiri,” kata Kasatlak Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, Farida Farhah.

Selama tinggal di Tangerang bersama ibunya, Hafithar setiap hari berangkat sejak pukul 03.44 WIB. Ia juga aktif berkomunikasi dengan teman-temannya dan tidak tampak lelah meskipun perjalanannya sangat panjang. Bahkan, ketika video Hafithar viral, ia sempat menyampaikan pesan kepada teman-temannya tentang pentingnya makanan dan dukungan pemerintah.

Farida menuturkan bahwa pihak sekolah pernah menawarkan bantuan pemindahan sekolah ke wilayah Tangerang. Namun, Hafithar menolak karena merasa nyaman dengan guru dan teman-temannya di SDN Klender 04. Ia lebih memilih melanjutkan perjalanan jauh daripada pindah sekolah.

Keputusan Akhir

Baru pada pekan lalu, Hafithar bersedia tinggal di rumah Gibran. Setelah itu, ia pun setuju untuk pindah sekolah ke lokasi dekat tempat tinggal barunya di Bogor. Rencananya, Hafithar akan pindah pada semester baru Desember 2025 mendatang.

Related posts