Siswa SDN Klender 04 Jakarta Timur Viral Karena Berangkat Sendirian ke Sekolah Menggunakan KRL
Seorang siswa SDN Klender 04 di Jakarta Timur, Hafithar, menjadi sorotan setelah video dirinya berangkat sendiri ke sekolah menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Tangerang menuju Jakarta Timur. Peristiwa ini viral di media sosial dan menarik perhatian publik.
Perjalanan Jauh yang Dilakukan Setiap Hari
Hafithar, yang masih berusia 8 tahun, terpaksa berangkat sendiri ke sekolah karena orang tuanya harus bekerja. Ia menghabiskan waktu sekitar satu jam perjalanan dengan KRL setiap hari, mulai dari subuh hingga tiba di sekolah. Hal ini dilakukannya sejak beberapa bulan terakhir.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @Jabodetabek24info menunjukkan Hafithar naik KRL sambil membawa tas sekolahnya. Dalam video tersebut, ia tampak tenang dan siap menghadapi perjalanan panjang.
Penjelasan dari Pihak Sekolah
Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Pendidikan Kecamatan Duren Sawit, Farida Farhah, membenarkan informasi tentang Hafithar. Menurutnya, keluarga Hafithar sebelumnya tinggal di dekat sekolah. Namun, setelah pindah ke Tangerang, anak itu tetap bersekolah di SDN Klender 04.
“Orangtuanya memang dulu tinggal dekat sekolah. Setelah pindah, anaknya tetap bersekolah di sana,” jelas Farida saat dikonfirmasi.
Farida juga menjelaskan bahwa pekerjaan orang tua Hafithar yang mengharuskan mereka berangkat pagi membuat anak itu terbiasa berangkat sendiri.
Solusi Sementara untuk Hafithar
Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini. Farida menambahkan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan pihak keluarga dan murid terkait.
Sebagai solusi sementara, Hafithar bersedia tinggal di rumah temannya yang jaraknya lebih dekat ke sekolah. Saat ini, ia tinggal di rumah Gibran, temannya yang tinggal tidak jauh dari SDN Klender 04.
“Akhirnya mamanya menerima tawaran dari salah satu orangtua murid kebetulan teman akrabnya Hafithar bernama Gibran untuk menampung Hafithar selama mungkin kurang lebih dua mingguan,” ujar Farida.
Perpindahan Sekolah ke Parung, Bogor
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SDN Klender 04, Dwiyanti Lestari, memastikan bahwa Hafithar akan pindah sekolah ke kawasan Parung, Kabupaten Bogor. Hal ini dilakukan karena ibunya kini bekerja di kawasan tersebut sebagai asisten rumah tangga.
“Akhirnya mama Hafitar dan Hafitar itu bersedia untuk pindah di semester dua di dekat rumahnya (Parung), karena pada saat sekarang mamanya sudah mendapatkan pekerjaan di daerah Parung sebagai asisten rumah tangga,” jelas Dwiyanti.
Menurut Dwiyanti, Hafithar nantinya akan bersekolah di tempat yang sama dengan anak majikan ibunya di Parung. “Kebetulan bosnya itu baik ya dan mencarikan sekolah untuk Hafitar nanti bersama-sama dengan anak-anaknya bosnya nanti untuk di semester 2.”
Proses Pemindahan Sekolah
Hafithar mulai tinggal di rumah Gibran sejak Minggu (23/11/2025), setelah dijemput oleh pihak sekolah bersama Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur. “Kami pihak sekolah berinisiatif untuk membersamai, menjemput Hafitar dan orangtuanya ke sana, ke daerah Tangerang. Kami sudah jemput kemarin,” ujarnya.
Perpindahan sekolah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi Hafithar dalam menjalani kehidupan sekolahnya. Selain itu, hal ini juga menjadi langkah untuk memastikan keberlangsungan pendidikannya.

