BANTENMEDIA – Dalam kesempatan yang istimewa ini, kami dengan gembira akan mengulas topik menarik yang terkait dengan Ayam Bakar Kalasan: Kelezatan Legendaris dari Tanah Mataram. Ayo kita merajut informasi yang menarik dan memberikan pandangan baru kepada pembaca.
Ayam Bakar Kalasan: Kelezatan Legendaris dari Tanah Mataram
Ayam Bakar Kalasan, sebuah hidangan yang namanya sudah tak asing lagi di telinga para pecinta kuliner Indonesia. Aroma bakaran yang menggoda, rasa manis gurih yang meresap hingga ke tulang, dan tekstur daging yang lembut menjadikan Ayam Bakar Kalasan sebagai primadona di antara berbagai jenis ayam bakar lainnya. Lebih dari sekadar makanan, Ayam Bakar Kalasan adalah representasi kekayaan kuliner Indonesia, khususnya dari tanah Mataram, Yogyakarta.
Asal Usul dan Sejarah Ayam Bakar Kalasan
Sesuai namanya, Ayam Bakar Kalasan berasal dari daerah Kalasan, sebuah kecamatan yang terletak di Sleman, Yogyakarta. Daerah ini dikenal dengan Candi Kalasan, sebuah candi Buddha yang dibangun pada abad ke-8. Namun, jauh sebelum menjadi tujuan wisata sejarah, Kalasan telah dikenal sebagai penghasil ayam bakar yang lezat.
Sejarah Ayam Bakar Kalasan tidak dapat dipastikan secara detail. Namun, cerita yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa resep ayam bakar ini awalnya merupakan hidangan istimewa di lingkungan Keraton Yogyakarta. Proses memasak ayam dengan bumbu khusus dan kemudian dibakar di atas arang dipercaya sebagai cara untuk menyajikan hidangan yang lebih nikmat dan tahan lama.
Seiring berjalannya waktu, resep Ayam Bakar Kalasan mulai menyebar ke masyarakat luas. Para pedagang kaki lima di sekitar Kalasan mulai menjajakan ayam bakar dengan cita rasa yang khas. Popularitas Ayam Bakar Kalasan pun semakin meningkat, menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
Ciri Khas dan Keistimewaan Ayam Bakar Kalasan
Ayam Bakar Kalasan memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari ayam bakar lainnya:
- Bumbu yang Meresap: Rahasia kelezatan Ayam Bakar Kalasan terletak pada bumbu yang meresap sempurna ke dalam daging ayam. Bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, jahe, lengkuas, dan serai dihaluskan dan kemudian ditumis hingga harum. Ayam kemudian direbus atau diungkep bersama bumbu tersebut hingga bumbu meresap dan daging ayam menjadi empuk.
- Rasa Manis Gurih yang Khas: Cita rasa Ayam Bakar Kalasan didominasi oleh rasa manis gurih yang seimbang. Rasa manis berasal dari penggunaan gula merah atau kecap manis, sedangkan rasa gurih berasal dari santan dan bumbu-bumbu rempah lainnya. Kombinasi rasa ini menciptakan sensasi yang menggugah selera dan membuat ketagihan.
- Tekstur Daging yang Lembut: Proses perebusan atau pengungkepan yang lama membuat daging ayam menjadi sangat lembut dan mudah dipisahkan dari tulang. Selain itu, proses pembakaran juga memberikan tekstur yang sedikit renyah di bagian luar daging ayam.
- Aroma Bakaran yang Menggoda: Aroma bakaran arang yang khas menjadi daya tarik utama Ayam Bakar Kalasan. Aroma ini membangkitkan selera makan dan membuat orang ingin segera mencicipi hidangan ini.
- Disajikan dengan Sambal dan Lalapan: Ayam Bakar Kalasan biasanya disajikan dengan sambal terasi atau sambal bawang yang pedas dan segar. Selain itu, lalapan seperti mentimun, selada, dan kemangi juga menjadi pelengkap yang wajib ada.
Resep Ayam Bakar Kalasan Autentik
Berikut adalah resep Ayam Bakar Kalasan autentik yang dapat Anda coba di rumah:
Bahan-bahan:
- 1 ekor ayam utuh (sekitar 1-1,2 kg), potong menjadi 4 atau 8 bagian
- 1 liter santan dari 1 butir kelapa
- 3 lembar daun salam
- 3 cm lengkuas, memarkan
- 2 batang serai, memarkan
- 2 sendok makan air asam jawa
- 2 sendok makan gula merah, sisir halus
- 2 sendok makan kecap manis
- Garam secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 4 butir kemiri, sangrai
- 1 sendok teh ketumbar, sangrai
- 1 ruas jari jahe
- 1 ruas jari kunyit
Cara Membuat:
- Persiapan Ayam: Cuci bersih ayam, lalu lumuri dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan selama 15 menit, lalu bilas kembali hingga bersih.
- Membuat Bumbu Ungkep: Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan daun salam, lengkuas, dan serai, aduk rata.
- Mengungkep Ayam: Masukkan ayam ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata hingga ayam terbalut bumbu. Tuangkan santan, tambahkan air asam jawa, gula merah, kecap manis, dan garam. Masak dengan api sedang sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah.
- Masak hingga Meresap: Masak ayam hingga santan menyusut dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging ayam. Pastikan daging ayam empuk dan mudah dipisahkan dari tulang. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 1-1,5 jam.
- Membakar Ayam: Setelah ayam diungkep, angkat dan tiriskan. Panaskan arang hingga membara. Bakar ayam di atas arang sambil diolesi sisa bumbu ungkep secara merata. Bolak-balik ayam agar tidak gosong dan matang merata.
- Sajikan: Angkat ayam bakar dan sajikan selagi hangat dengan nasi putih, sambal terasi atau sambal bawang, dan lalapan.
Tips dan Trik Membuat Ayam Bakar Kalasan yang Sempurna:
- Pilih Ayam yang Segar: Gunakan ayam segar yang berkualitas baik untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Ayam kampung biasanya memberikan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih padat.
- Gunakan Santan Segar: Santan segar dari kelapa akan memberikan rasa yang lebih kaya dan gurih dibandingkan dengan santan instan.
- Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Air: Saat mengungkep ayam, gunakan santan secukupnya agar bumbu dapat meresap sempurna ke dalam daging ayam.
- Perhatikan Api Saat Membakar: Gunakan api sedang saat membakar ayam agar tidak gosong dan matang merata. Olesi ayam dengan sisa bumbu ungkep secara berkala agar tetap lembab dan tidak kering.
- Variasi Sambal: Anda dapat berkreasi dengan berbagai jenis sambal sesuai selera. Sambal terasi, sambal bawang, sambal tomat, atau sambal mangga muda akan menjadi pelengkap yang sempurna untuk Ayam Bakar Kalasan.
Ayam Bakar Kalasan di Era Modern
Meskipun resep Ayam Bakar Kalasan sudah ada sejak lama, hidangan ini tetap populer dan relevan di era modern. Banyak restoran dan warung makan yang menyajikan Ayam Bakar Kalasan dengan berbagai inovasi dan modifikasi. Beberapa di antaranya menambahkan bahan-bahan baru seperti madu atau rempah-rempah eksotis untuk menciptakan cita rasa yang unik.
Selain itu, Ayam Bakar Kalasan juga semakin mudah ditemukan di berbagai platform online. Anda dapat memesan Ayam Bakar Kalasan melalui aplikasi pesan antar makanan atau membeli bumbu instan Ayam Bakar Kalasan di toko online.
Ayam Bakar Kalasan: Lebih dari Sekadar Makanan
Ayam Bakar Kalasan bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas kuliner Yogyakarta dan Indonesia. Hidangan ini merepresentasikan kekayaan rempah-rempah, teknik memasak tradisional, dan cita rasa yang khas. Ayam Bakar Kalasan juga menjadi simbol keramahan dan kehangatan masyarakat Yogyakarta yang selalu menyambut para wisatawan dengan senyuman dan hidangan lezat.
Jadi, jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Ayam Bakar Kalasan yang legendaris ini. Rasakan sendiri kelezatan dan keistimewaannya yang akan membuat Anda ketagihan dan ingin kembali lagi. Selamat menikmati!

